Iklan Perbankan; Eksis. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso masih meyakini bahwa perbankan kecil maupun sedang tidak akan goyah bisnisnya ditengah pandemi covid19.
Menurutnya, Kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) masih akan terjaga stabil hingga akhir tahun, padahal angka NPL pada bulan Maret telah meningkat menjadi 2,79% dimana pada Desember 2019 saja NPL masih mencapai 2,53%.
“NPL ini kita harapkan sampai covid19 selesai tidak akan significant naik. Dan angka ini masih di 2,7% untuk bulan Maret. Kalau ada bank goyah dari sisi NPL saya yakin tidak ada,” kata Wimboh saat video conference KSSK di Jakarta, Senin 11 Mei 2020.
Tak hanya itu, penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang baru dilaksanakan pada pertengahan Maret 2020 telah mempengaruhi angka NPL yang naik.
Wimboh menyebut, bahwa kondisi likuiditas perbankan saat ini masih terjaga. Hal ini tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio) yang telah mengalami penurunan namun masih cukup tinggi yaitu sebesar 21,72% dimana pada saat Desember 2019 sempat mencapai 23,31%.
Menurutnya, program restukturisasi perbankan cukup efektif untuk menekan pembengkakak NPL di perbankan. Wimboh menyebut, bilamana ada nasabah yang menunggak pokok dan bunga dapat dikategorikan lancar apabila kesehatan pembayarannya masih lancar sebelum pandemi covid19 terjadi di Indonesia.
OJK sendiri telah mencatat, hingga 10 Mei 2020, perbankan telah merestrukturisasi kredit sebanyak 3,88 juta debitur atau senilai Rp336,97 triliun untuk menangani dampak negatif pandemi virus corona (Covid-19) terhadap perekonomian dan iklim usaha. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More