Headline

NPL Perbankan Naik Jadi 2,9% per April 2016

Jakarta–Bank Indonesia (BI) mencatat, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) per April 2016 berada pada kisaran 2,9% (gross) atau 1,5% (net).

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara, rasio kredit bermasalah pada April 2016 mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 2,8% (gross) dan 1,4% (net).

Kendati begitu, kata dia, ketahanan sistem perbankan nasional masih terjaga, sehingga mendorong sistem keuangan nasional tetap stabil sampai saat ini. Hal ini tercermin pada rasio kecukupan modal perbankan yang masih aman.

“Pada April 2016, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat sebesar 21,7%,” ujar Tirta di Gedung BI, Jakarta, Kamis, 16 Juni 2016.

Dia menilai, transmisi pelonggaran kebijakan moneter melalui jalur suku bunga masih terus berlangsung, hal ini tercermin dari terus berlanjutnya penurunan suku bunga perbankan, baik suku bunga deposito maupun suku bunga kredit. (*) Rezkiana Nisaputra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

7 mins ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

42 mins ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

2 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

2 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

2 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

2 hours ago