Perbankan

Nobu Bank dan BP Tapera Kerja Sama Salurkan KPR FLPP untuk MBR

Jakarta – PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) secara resmi menandatangani kerja sama Penyaluran Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Melalui Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Penandatanganan kerja sama ini menandai langkah awal Nobu Bank untuk menyediakan layanan KPR Bersubsidi bagi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Nobu Bank dengan asosiasi pengembang perumahan dan sejumlah mitra pengembang.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyampaikan, kerja sama BP Tapera dengan bank penyalur merupakan langkah untuk membangun komitmen bersama para pelaku dalam ekosistem perumahan untuk menyukseskan program 3 juta rumah. Hal ini, kata Heru, menjadi bukti semangat gotong royong dalam membangun rumah untuk rakyat.

Baca juga: QRIS Tap Masuk Makassar, Nobu Bank Andalkan Sektor Pariwisata dan UMKM

BP Tapera pun menyambut baik bergabungnya Nobu Bank sebagai salah satu bank penyalur Rumah Subsidi melalui skema FLPP.

“BP Tapera berharap bahwa kerja sama BP Tapera dengan Nobu Bank yang didukung oleh asosiasi pengembang perumahan dan para pengembang perumahan dapat menjadi akselerator dalam pencapaian target penyaluran FLPP di tahun 2025 ini,” ujar Heru dalam keterangannya, Rabu, 16 Juli 2025.

Momentum Strategis bagi Nobu Bank

Direktur Utama Nobu Bank, Suhaimin Johan, mengatakan bahwa sebagai bank yang fokus pada penyediaan fasilitas KPR, kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Nobu Bank untuk turut berpartisipasi dalam program pemerintah pusat, yaitu program 3 juta rumah melalui Asta Cita.

Suhaimin menyebut, melalui program KPR Subsidi ini diharapkan masyarakat memiliki akses yang lebih besar untuk mendapatkan hunian yang sehat dan layak.

Di sisi lain, proram ini juga mendorong akselerasi kegiatan ekonomi melalui sektor properti yang berdampak pada lebih dari 180 industri turunan.

Baca juga: Menteri Ara Dorong Pengembang Jaga Kualitas Rumah Subsidi

Lebih lanjut, Suhaimin menambahkan, kesepakatan antara Nobu Bank dan asosiasi serta mitra pengembang perumahan yang ditandatangani pada kesempatan yang sama merupakan bentuk kesamaan visi dan semangat untuk membangun sinergi positif antara perbankan dan pelaku industri properti dalam menyukseskan KPR Subsidi bersama BP Tapera.

“Yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat luas,” tambahnya.

Suhaimin juga menegaskan kembali komitmen Nobu Bank untuk memberikan layanan pemrosesan KPR yang terbaik, agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan tersebut dan segera memperoleh kepastian atas hunian yang diinginkan.

Dihadiri Sejumlah Asosiasi dan Pengembang Perumahan

Dalam penandatanganan tersebut hadir perwakilan asosiasi pengembang perumahan seperti Real Estat Indonesia, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA), dan Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS).

Baca juga: Lewat Cara Ini, OCBC Ajak Anak Muda Wujudkan Rumah Impian

Sementara itu, beberapa pengembang perumahan yang turut menandatangani kesepakatan dengan Nobu Bank antara lain Delta Group, KSO Citra Mendalo Prima, PT Citra Benua Persada dan PT Citra Mitra Puspita, serta PT Vision Point. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

OJK Catat 24 Pindar Punya Kredit Macet (TWP90) di Atas 5 Persen

Poin Penting OJK mencatat 24 penyelenggara pindar memiliki TWP90 di atas 5 persen per November… Read More

24 mins ago

BI: Penjualan Eceran Diperkirakan Tetap Tumbuh pada Desember 2025

Poin Penting IPR Desember 2025 diperkirakan tumbuh 4,4% (yoy), ditopang konsumsi Natal dan Tahun Baru.… Read More

28 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,13 Persen pada Level 8.947

Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,13% ke level 8.947,96, didukung pergerakan mayoritas saham yang… Read More

1 hour ago

Kebijakan Fiskal Ugal-Ugalan, Apa Tidak Dipikirkan Dampaknya?

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More

2 hours ago

OJK Setujui Pencabutan Izin Usaha Pindar Milik Astra

Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More

3 hours ago

Universal BPR Gelar Fun Run, Donasikan Rp150 Juta untuk Korban Banjir Sumatra

Poin Penting Universal BPR Fun Run 5K 2026 menjadi ajang silaturahmi, edukasi, dan penguatan UMKM… Read More

3 hours ago