News Update

Ninis Kesuma Adriani Isi Posisi Direktur Keuangan Pegadaian

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno selaku Pemegang Saham melakukan perubahan susunan Direksi PT Pegadaian (Persero) dengan mengangkat Ninis Kesuma Adriani sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis, serta melakukan perubahan nomenklatur jabatan Direksi, Rabu, 30 Mei 2018.

Surat Keputusan Menteri BUMN diserahkan oleh Asisten Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan II Wien Irwanto.

Sebelum diangkat menjadi Direktur Pegadaian, Ninis Kesuma Adriani menjabat sebagai Head of Investor Relations PT Bank BRI (Persero) Tbk.

Selain mengangkat Ninis, Menteri BUMN memberhentikan Ferry Febrianto dari jabatan Direktur Manajemen Aset Pegadaian yang telah habis masa tugasnya, sedangkan Harianto Widodo diangkat kembali menjadi Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk.

Baca juga: Pegadaian Bidik Pertumbuhan Pendapatan Usaha Hingga 19%

Dalam sambutannya Wien Irwanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ferry Febrianto yang telah menjabat sebagai Direktur Pegadaian selama satu periode.

“Atas nama Penegang Saham kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas segala sumbangan pemikiran yang telah diberikan oleh pak Ferry selama menjalankan tugas di Pegadaian. Kehadiran pak Ferry dalam tim telah mewarnai perjalanan sejarah Pegadaian dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Wien.

Dengan perubahan susunan tersebut, maka Susunan Direktur PT Pegadaian (Persero) saat ini sebagai berikut :

Sunarso : Direktur Utama
Damar Latri Setiawan : Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan
Teguh Wahyono : Direktur Teknologi Informasi dan Digital
Harianto Widodo : Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk
Ninis Kesuma Adriani : Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis
Moh. Edi Isdwiarto : Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

20 hours ago