Moneter dan Fiskal

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Diproyeksi Melemah, Ini Pemicunya

Jakarta – Rupiah diperkirakan akan mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini setelah adanya pernyataan hawkish dari pejabat The Federal Reserve (the Fed).

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menjelaskan dua pejabat the Fed memberikan pernyataan hawkish mengenai inflasi dan pemangkasan suku bunga yang menyebabkan dolar AS rebound.

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah pernyataan hawkish dari dua pejabat the Fed mengenai inflasi dan pemangkasan suku bunga,” kata Lukman, Kamis, 15 Mei 2025.

Baca juga: IHSG Berpeluang Terkoreksi, Intip Rekomendasi Saham Potensial Cuan

Lukman memperkirakan rupiah akan berada di kisaran Rp16.500-Rp16.600 per dolar AS hari ini.

“Rupiah akan berada di range Rp16.500-Rp16.600 per dolar AS hari ini,” ujar Lukman.

Sementara itu, Pengamat Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa rupiah akan bergerak fluktuatif yang ditutup menguat di kisaran Rp16.500-Rp16.570 per dolar AS hari ini.

Ibrahim menjelaskan hal tersebut dipengaruhi oleh inflasi indeks harga konsumen AS lebih rendah dari perkiraan dan meredakan beberapa kekhawatiran tentang dampak tarif perdagangan AS. Sementara itu, pengumuman bersama dari AS dan Tiongkok untuk sementara melonggarkan tarif masing-masing meredakan kekhawatiran resesi global.

Baca juga: Buruan! Tiket Timnas Indonesia vs China Mulai Dijual via Livin’ by Mandiri, Ini Daftar Harganya

Lebih lanjut, perkembangan tersebut memberikan kelonggaran bagi the Fed untuk menyesuaikan suku bunga, tetapi analis memperingatkan bahwa bank sentral mungkin akan tetap berada di pinggir lapangan, menilai negosiasi tarif lebih lanjut.

“Dalam pertemuan terakhir mereka, pejabat Fed tampaknya cenderung menunggu tanda-tanda yang jelas dari kemerosotan ekonomi sebelum memangkas suku bunga,” tambah Ibrahim. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

7 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

7 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

9 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

9 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

9 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

10 hours ago