Jakarta – Bank Mandiri catatkan jumlah transaksi wholesale sebanyak 123 juta transaksi melalui channel digitalnya, dengan nilai transaksi mencapai Rp6.449 triliun hingga akhir Agustus 2021 secara year to date (YTD).
Jumlah dan nilai transaksi yang sebegitu besar tentunya ditopang dari fitur layanan transaksi digital segmen wholesale, Kopra by Mandiri.
“Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri dilengkapi dengan fitur digital single access. Fitur ini mempermudah aktivitas informasi dan transaksi finansial bagi ekosistem bisnis para pelaku usaha di segmen wholesale beserta value chainnya dari hulu ke hilir,” kata RCEO Kanwil 3 Jakarta 1 Bank Mandiri Ali Usman, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Di samping itu, Kopra by Mandiri juga akan mengintegrasikan seluruh kebutuhan transaksi wholesale ke dalam satu platform secara single sign on (SSO), dengan fitur Cash Management, Forex Transaction, Value Chain Financing, Trade Finance, Smart Account, dan Online Custody.
“Kopra by Mandiri juga dilengkapi tiga varian layanan, yakni Kopra Portal, Kopra Host to Host, dan Kopra Partnership yang menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah wholesale,” terang Ali. (*) Steven Widjaja
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More