Moneter dan Fiskal

Nilai Ekspor Batu Bara RI Anjlok pada Februari 2025, Ini Sebabnya

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan harga batu bara di pasar internasional pada Februari 2025 mencapai level terendah sejak Mei 2021. Kondisi ini menyebabkan nilai ekspor batu bara Indonesia menurun sebesar 3,79 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) dan 19,73 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, nilai ekspor batu bara pada Februari 2025 tercatat sebesar USD2,09 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai USD2,17 miliar dan Februari 2024 senilai USD2,60 miliar.

Baca juga: Halo Eksportir! Uni Eropa Terapkan Sistem Kontrol Impor 2 Mulai 1 April 2025

“Harga batu bara di pasar internasional pada Februari 2025 menyentuh level terendah sejak Mei 2021, hal ini lah yang salah satunya memberikan kontribusi terhadap penurunan nilai ekspor batu bara yang sebesar 3,79 persen secara bulanan pada Februari 2025,” kata Amalia dalam Rilis BPS, Senin, 17 Maret 2025.

Faktor Penurunan Ekspor

Amalia menuturkan, penurunan nilai ekspor batu bara ini dipengaruhi oleh turunnya harga di pasar internasional.

Pada Februari 2025, harga batu bara tercatat sebesar USD106,93 per metrik ton, lebih rendah dibandingkan Januari 2025 yang masih berada di angka USD118,60 per metrik ton.

Baca juga: BPS Catat Ekspor Batubara dan CPO Kompak Loyo di Mei 2024

Meski demikian, volume ekspor batu bara meningkat sebesar 1,35 persen secara bulanan menjadi 30,82 juta ton, dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 30,41 juta ton.

Namun, secara kumulatif, volume ekspor ke beberapa negara tujuan utama menurun.

Penurunan Ekspor ke Tiongkok, India, dan Jepang

Berdasarkan data BPS, volume ekspor batu bara ke Tiongkok, India, dan Jepang sepanjang Januari-Februari 2025 menurun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Sepanjang Januari-Februari 2025 volume ekspor batu bara ke Tiongkok, India dan Jepang mengalami penurunan yang masing-masing sebesar 18,68 persen, 13,04 persen, dan 16,08 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu,” ungkapnya.

Baca juga: Ekspor Indonesia Anjlok di Januari 2025, Ini Faktor Penyebabnya

Di sisi lain, secara keseluruhan, total nilai ekspor Indonesia pada Februari 2025 tercatat sebesar USD21,98 miliar. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,58 persen secara bulanan dibandingkan Januari 2025 yang sebesar USD21,43 miliar. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

KPK Gelar 2 OTT Sekaligus, Salah Satunya di Kantor Bea Cukai Jakarta

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More

1 hour ago

OJK Dorong KUB BPD Tingkatkan Kredit UMKM dan Ekonomi Daerah

Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More

1 hour ago

Psikologi Konsolidasi Bank

Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More

1 hour ago

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

2 hours ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More

3 hours ago