Jepang–Saham Jepang jatuh pada perdagangan hari ini, Selasa, 2 Pebruari 2016. Nikkei berakhir di posisi 0,6% lebih rendah di 17.750,68 dibandingkan empat minggu sebelumnya di 17.905,37.
Jatuhnya saham ditengarai disebabkan oleh aksi investor yang mengunci keuntungan dari kenaikan besar yang dilakukan pasca keputusan Bank of Japan untuk mengadopsi suku bunga negatif .
Saham real estate turun 3,3%, sementara saham non-bank jatuh 2,5% setelah terjadi rally di dua hari terakhir. Sebaliknya, saham produsen obat justru mengalami kenaikan sebesar 3%.
Indek menuru 0,7 persen menjadi 1,452.04. Sedangkan Indeks Nikkei 400 turun 0,8% menjadi 13.117,17. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More