Jakarta–Panitia Seleksi (Pansel) Calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) telah meloloskan 21 nama pada seleksi tahap keempat. Anggota DK OJK periode 2017-2022 diharapkan dapat melanjutkan kinerja DK-OJK sebelumnya dan mampu menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang masih menumpuk.
Ekonom PT Bank Permata Josua Pardede kepada Infobank, di Jakarta mengatakan, ada beberapa PR yang harus diselesaikan oleh anggota DK OJK yang baru nanti. Pertama, DK OJK yang baru diharapkan dapat merealisasikan bunga single digit mengingat cost of fund (cof) di perbankan domestik yang cenderung belum dapat bersaing dengan perbankan di Asean.
Kemudian yang kedua, kata dia, intermediasi di perbankan perlu dimaksimalkan khususnya bagi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini sejalan dengan masih banyaknya pelaku UMKM yang belum mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan (unbankable), sehingga penyaluran kredit pada UMKM belum optimal. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More