Categories: Market Update

NIh Penjelasan BRI ke BEI Soal BuyBack Saham

Soal buyback, BRI mengaku sedang mengkaji untuk menentukan kelayakan dari rencana tersebut. Dwitya Putra

Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah memberi penjelasan soal pemberitaan rencana buyback saham kepada pihak Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penjelasan ini disampaikan seiring permintaan pihak BEI melalui surat nomor S-04504/BEI.PG1/08-2015 tanggal 20 Agustus 2015 terkait pemberitaan di media massa terkait kesiapan buyback saham.

Kepala Divisi Sekretariat BRI, Budi Satria, mengatakan, saat ini BRI masih dalam tahap awal kajian internal untuk menentukan kelayakan dari rencana tersebut.

“Dapat kami sampaikan bahwa dalam melakukan suatu tindakan aksi koroporasi maka (corporate action) BRI akan melakukan seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan peraturan berlaku,” kata Budi dalam pernyataan resmi BRI kepada pihak bursa, Selasa, 25 Agustus 2015.

Sekedar informasi, sebelumnya dikabarkan pihak BRI telah menyiapkan sejumlah dana untuk dipakai membeli kembali saham perseroan apabila diperlukan.

Hal ini seiring keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang membolehkan perusahaan terbuka atau emiten melakukan pembelian kembali (buyback) saham tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Total pembelian kembali saham paling banyak 20% dari modal disetor (termasuk treasury stocks), dan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

32 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

40 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

57 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago