News Update

Netzme Kembangkan Kolaborasi Ekosistem Pembayaran QRIS Tap

Jakarta – Mendukung digitalisasi UMKM di Indonesia, PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) merilis fitur QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC) melalui QRIS Soundbox Netzme PRO, perangkat all-in-one QRIS Payment yang dibangun khusus untuk UMKM. Baik itu QRIS MPM Statis/Dinamis, CPM, atau QRIS Tap, alat ini memungkinkan usaha kecil hingga menengah menerima setiap mode pembayaran QRIS dengan lancar.

Vicky G Saputra, CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, mengatakan Netzme menjadi salah satu PJP first mover QRIS Tap Berbasis NFC yang siap merevolusi pembayaran Indonesia. Di hari peluncuran QRIS Tap, Netzme menjadi acquirer pertama yang mengimplementasikan pembayaran QRIS TAP melalui QRIS Soundbox Netzme Pro  pada Trademark Market yang diselenggarakan di MRT Bundaran HI Jakarta. 

“Event ini merupakan bazar pertama yang menggunakan teknologi QRIS Tap di Indonesia,” jelas Vicky dikutip 17 Maret 2025.

Baca juga: ALTO Network Dorong Implementasi Ekosistem QRIS Tap NFC

QRIS Soundbox Netzme PRO diperkenalkan pertama dalam bazar Trademark Market—salah satu rangkaian acara dari peluncuran QRIS TAP, yang berlangsung pada 13–16 Maret 2025, di area MRT Bundaran HI, Jakarta.  

Sebanyak 40 brand lokal di Trademark Market MRT Bundaran HI menggunakan QRIS Soundbox PRO Lite sehingga memungkinkan transaksi lebih cepat, aman, dan efisien.

Pada bazar tersebut, Netzme sebagai pihak acquirer (penyedia QRIS Soundbox Pro yang dapat menerima transaksi QRIS Tap) berkolaborasi bersama ALTO Network sebagai penyedia sistem switching utama serta Shopee Pay sebagai pihak issuer.

“Teknologi ini diyakini akan menjadi solusi ideal untuk pembayaran di sektor layanan transportasi umum, parkir, rumah sakit, serta berbagai merchant UMKM, berkat kemudahan penggunaannya,” ungkap Vicky.

Berbeda dengan QRIS konvensional yang membutuhkan proses scan kode QR, QRIS Tap NFC memungkinkan pengguna untuk cukup menempelkan (tap) ponsel berteknologi NFC ke perangkat soundbox merchant, sehingga transaksi dapat dilakukan lebih cepat, praktis, dan tanpa sentuhan. 

Sebelumnya, pada Jumat (14/3), Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah DKI Jakarta secara resmi meluncurkan QRIS Tap.

Baca juga: Dukung Digitalisasi Transaksi, BRI Luncurkan QRIS Tap

Inovasi ini merupakan langkah maju dalam sistem pembayaran digital yang menawarkan alternatif pembayaran cepat, mudah, murah, aman, dan handal bagi masyarakat, terutama dalam mendukung layanan publik dan transaksi ritel.

Dalam sambutannya, Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan bahwa QRIS Tap berbasis NFC akan meningkatkan kecepatan dan kenyamanan transaksi nirsentuh.

“Implementasi ini akan memperluas ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan aman bagi layanan publik,” jelasnya. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

14 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

2 hours ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

3 hours ago

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More

4 hours ago