Teknologi

Netpoleon Indonesia Gandeng Splunk Tawarkan Cybersecurity dan Data Analytics Solutions

Jakarta – Netpoleon Indonesia, penyedia solusi keamanan IT bekerja sama dengan Splunk Inc., perseroan keamanan dan data analisis dalam menyediakan cybersecurity dan data analytics solutions di pasar Indonesia.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Splunk dan memperluas portfolio kami dalam cybersecurity dan data analytics solutions,” ujar Agung Samadi, Country Manager Netpoleon Indonesia dalam keterangan persenya, 8 Desember 2023.

Baca juga: Emiten Teknologi MLPT Dorong Lembaga Pendidikan Perkuat Keamanan Siber

Dia melanjutkan, dalam era di mana data, sekuritas, dan analytics menjadi sangat penting, kerja sama ini memungkinkan pihaknya untuk menyediakan perangkat yang dibutuhkan oleh pelanggan dalam lanskap cybersecurity yang sedang berkembang.

Sementara, Raen Lim selaku Group Vice President of Asia, Splunk mengatakan, Netpoleon telah menjadi distributor Splunk di Filipina sejak 2012. Pihaknya sangat antusias untuk memperluas kemitraan ini ke Indonesia dan membantu membangun ketahanan digital perusahaan-perusahaan secara lokal.

“Melalui kesepakatan ini, Netpoleon Indonesia dan Splunk menyediakan solusi terdepan di industri untuk Cybersecurity dan Observability, dengan shared data platform,” jelasnya.

Dengan Splunk, kata Raen, Tim SecOps, ITOps, dan tim Engineering akan mendapatkan solusi yang dibuat secara spesifik dengan kebutuhan mereka serta mendapat manfaat dari platform yang terpadu.

Baca juga: Synology Bantu Pelaku Usaha Perketat Perlindungan Sistem Keamanan

“Sebuah tampilan data bersama, dengan bahasa kueri dan alat yang umum memudahkan kolaborasi lintas tim yang memungkinkan tim untuk mendeteksi, menyelidiki, dan merespons insiden dengan cepat, serta membangun ketahanan digital,” jelasnya.

Sebagai Informasi, Netpoleon Group merupakan value-added distributor (VAD) yang memulai perjalanannya pada 2000, dengan terus mengembangkan diri untuk tetap memenuhi kebutuhan dari IT industri yang terus berkembang di lawasan Asia Pasifik. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago