Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Serangan yang dilancarkan pasukan Israel ke Gaza Palestina tak kunjung usai, terutama di wilayah selatan dan tengah di mana pasukan Israel melancarkan serangan darat pada bulan lalu.
Meski terus menggempur Palestina, namun Israel mengaku tidak berniat untuk menguasai secara permanen jalur Gaza. Hal tersebut, disampaikan langsung oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.
Baca juga: Mahkamah Internasional Gelar Sidang Perdana Genosida Israel
“Israel tidak berniat menduduki Gaza secara permanen,” kata Netanyahu, dalam pernyataan yang disiarkan televisi pada Rabu (10/1), dikutip VOA Indonesia, Kamis (11/1).
Menurutnya, tujuan utama Israel melakukan gempuran tersebut tak lain untuk membersihkan Gaza dari teroris Hamas dan membebaskan sandera mereka.
“Ketika hal ini tercapai, Gaza dapat didemiliterisasi dan dideradikalisasi,” terangnya.
Baca juga: Tewaskan Komandan Militan, Hizbullah Serang Balik Pangkalan Militer Israel
Sebagaimana diketahui, pekan ini Israel berencana untuk mulai menarik pasukannya. Setidaknya dari bagian utara Gaza, setelah berminggu-minggu muncul tekanan dari AS untuk mengurangi operasinya.
Israel sendiri telah membunuh lebih dari 23.000 warga Palestina di Gaza sejak meluncurkan seranganya untuk memberantas kelompok militan Hamas yang menguasai wilayah tersebut. Di mana, setelah pejuang Hamas membunuh 1.200 warga Israel dan menyandera 240 orang dalam serangan. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More