Net Buy Asing Tembus Rp319 Miliar, BBRI-BMRI Paling Diminati

Jakarta – Aliran dana investor asing kembali tercatat masuk ke pasar modal Indonesia. Hal ini tecermin dari nilai Net Foreign Buy pada perdagangan Kamis, 24 Juli 2025, yang mencapai Rp319,49 miliar.

Masuknya dana investor asing tersebut didominasi oleh saham perbankan, otomotif, dan energi. Namun demikian, secara year-to-date (YtD), net foreign sell masih tercatat sebesar Rp44,12 triliun.

Baca juga: Aliran Modal Asing Rp10,49 Triliun Kabur dari RI Selama Sepekan

Berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, lima saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing antara lain:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp304,65 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII): Rp121,13 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp101,12 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp100,57 miliar
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp60,83 miliar.
Baca juga: Dana Asing Kembali Masuk Rp707,23 Miliar, Saham ASII Paling Banyak Diborong

Kondisi tersebut sejalan dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 24 Juli 2025, yang kembali ditutup menguat di zona hijau ke level 7.530,90, setelah dibuka di posisi 7.469,23. IHSG tercatat naik sebesar 0,83 persen.

Adapun, berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 308 saham terkoreksi, 302 saham menguat, dan 192 tetap tidak berubah.

Sebanyak 26,26 miliar saham diperdagangkan dengan 1,64 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp16,39 triliun. 

Penguatan IHSG turut ditopang oleh sektor keuangan, sektor bahan baku, serta sektor non-siklikal. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

1 hour ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

7 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

7 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

7 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

18 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

18 hours ago