Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Aliran dana investor asing tercatat kembali masuk ke Indonesia yang tecermin dari net foreign buy pada perdagangan Selasa, 5 Agustus 2025, yang senilai Rp647,01 miliar.
Masuknya dana investor asing tersebut didominasi oleh saham sektor keuangan, khususnya saham perbankan. Meski demikian, net foreign sell secara year-to-date (ytd) masih tercatat Rp46,97 triliun.
Baca juga: Dana Investor Asing Kembali Kabur Rp934,44 Miliar, Ini 5 Saham Terbanyak Dijual
Berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, lima saham yang paling banyak diborong asing adalah sebagai berikut:
Kondisi tersebut sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada perdagangan kemarin, 5 Agustus 2205, ditutup menguat ke posisi 7.515,18, dari level pembukaan di 7.464,64 atau naik sebesar 0,68 persen.
Adapun, berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 28,34 miliar saham diperdagangkan dengan 2,01 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp18,47 triliun.
Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat ke Level 7.533
Penguatan IHSG turut ditopang oleh beberapa sektor utama, di antaranya sektor siklikal yang naik 3,72 persen, sektor keuangan yang menguat 1,32 persen, dan sektor properti yang meningkat 1,11 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More
Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More
Jakarta - Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan… Read More
Poin Penting IHSG masih rawan koreksi ke area 6.745–6.849, namun skenario terbaik berpotensi menguat ke… Read More
Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More