Categories: Moneter dan Fiskal

Neraca Perdagangan Terus Surplus, Ini Kata Jokowi

Jakarta – Neraca perdagangan Indonesia terus mengalami surplus selama 19 bulan berturut-turut. Hal ini disebabkan oleh nilai ekspor yang selalu lebih tinggi dari impor yang ada.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan salah satu alasan dari tingginya nilai ekspor adalah karena keputusan untuk menghentikan ekspor bahan mentah seperti nikel. Pasca keputusan ini, Presiden menyebut terjadi peningkatan signifikan dalam nilai ekspor.

“Saya lihat biasanya hanya US$1 miliar sampai US$2 miliar, kemarin hingga akhir tahun lalu, sudah hampir mencapai US$21 miliar, tepatnya US$20,8 miliar,” ujar Jokowi pada sambutannya secara virtual, Senin, 3 Januari 2022.

Ke depan, pemerintah akan terus fokus pada hilirisasi industri. Larangan ekspor pada barang-barang mineral mentah seperti nikel akan diperluas ke bauksit, timah, dan tembaga.

Dengan demikian, Indonesia akan lebih fokus pada process material yang nantinya akan memberikan nilai tambah bagi ekspor. Sehingga tren surplus neraca perdagangan bisa terus dipertahankan. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Askrindo dan HIPMI Hadirkan Akses Perlindungan Asuransi bagi Pengusaha Muda Tarakan

Poin Penting Askrindo Tarakan dan HIPMI Tarakan menandatangani MoU untuk penyediaan layanan asuransi umum, suretyship,… Read More

10 mins ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Melemah 0,31 Persen di Sesi I

Poin Penting IHSG melemah 0,31% ke level 8.209,32 pada perdagangan sesi I, belum mampu rebound.… Read More

1 hour ago

Terkait Wacana Pembatasan Ekspansi Ritel Modern, Begini Respons Aprindo

Poin Penting Anggota Aprindo menegaskan selalu patuh terhadap semua aturan dan prosedur lokal saat membuka… Read More

2 hours ago

Bank Jambi Tindaklanjuti Gangguan Sistem, Dana Nasabah Dijamin Aman

Poin Penting Bank Jambi menelusuri gangguan sistem yang menyebabkan kerugian nasabah dan menurunkan tim audit… Read More

2 hours ago

IBM Rilis Laporan Ancaman Siber 2026, Asia Pasifik Sumbang 27 Persen Insiden

Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More

3 hours ago

Begini Strategi Bank Jateng Genjot Kredit Kendaraan Bermotor

Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More

3 hours ago