Juni 2018, Ekspor Indonesia Naik 11,47% Menjadi US$13 Miliar
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia yang kembali mengalami surplus sebesar USD5,76 miliar pada Agustus 2022 dengan nilai ekspor mencapai USD27,91 miliar dan impor sebesar USD22,15 miliar.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, surplus neraca perdagangan ini terus berlanjut sejak awal tahun lalu hingga Agustus 2022. Neraca perdagangan yang terus positif ini nuga sejalan dengan nilai ekspor yang lebih tinggi dibandingkan impor.
Setianto merincikan, ekspor Agustus 2022 yang sebesar USD27,91 miliar mengalami peningkatan 9,17% secara month to month (mtm). Nilai ekspor USD27,91 miliar terdiri dari non migas yang meningkat 8,24% dan komoditas migas meningkat 25,59% secara month to month.
“Jadi peningkatan untuk ekspor non migas ini utamanya adalah peningkatan yang terjadi untuk komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati dengan kode HS 15 meningkat 25,40%,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 15 September 2022.
Sementara itu, nilai impor pada Agustus 2022 yang sebesar USD22,15 miliar meningkat 3,77% dibanding bulan lalu. Dengan demikian, lanjut dia, nilai ekspor pada Agustus 2022 masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan nilai impor. (*)
Poin Penting Jobstreet meluncurkan fitur Basic Talent Search yang memberi akses hingga 50 juta profil… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK periode 2026–2031 setelah… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI menetapkan lima anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031 setelah… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah menargetkan pertumbuhan 9-11 persen pada 2026 dengan memperkuat layanan digital… Read More
Poin Penting BNI membuka layanan terbatas di 23 outlet pada 20 Maret 2026 dan 32… Read More
Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) menyelenggarakan acara buka bersama yang dihadiri oleh anggota sekaligus… Read More