Jakarta – PT Bank Mayapada Internasional Tbk, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam rapat tersebut perseroan menyetujui untuk melakukan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan juga Direksi Perseroan.
Seperti dikutip dari keterangan Bank Mayapada, di Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019 menyebutkan bahwa dalam RUPSLB tersebut perseroan menyetujui untuk mengangkat Nelson Tampubolon sebagai Komisaris Independen perseroan sesuai dengan keputusan pemegang saham.
Sebagai informasi, Nelson Tampubolon merupakan mantan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah tak lagi menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson sempat singgah di PT. MNC Capital Indonesia Tbk menjadi Komisaris Utama.
Selain mengangkat Nelson Tampubolon sebagai Komisaris Independen Bank Mayapada, perseroan juga memutusan untuk mengangkat Freddy Soejandy sebagai Direktur Bank Mayapada. Jabatan ini berlaku efektif setelah mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan serta persetujuan dari OJK.
Adapun dalam rapat tersebut Perseroan juga menyepakati untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) XII dengan cara menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada Para Pemegang Saham Perseroan dalam jumlah sebanyak-banyaknya 455.494.000 Saham Biasa Atas Nama Seri B, dengan nilai nominal per Saham sebesar Rp100,- (seratus Rupiah), atau dengan total nilai nominal sebesar Rp45.549.400.000.
Dengan demikian berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan yang baru:
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama : Dato Sri Prof DR Tahir, MBA
2. Komisaris : Ir Hendra
3. Komisaris Independen: Ir Kumhal Djamil
4. Komisaris Independen: Insmerda Lebang
5. Komisaris Independen : Winarto
6. Komisaris : Lee Wei Cheng
7. Nelson Tampubolon SE, MSM (*)
Direksi
1. Direktur Utama: Hariyono Tjahjarijadi
2. Wakil Direktur Utama : Jane Dewi Tahir
3. Direktur: Rudy Mulyono
4. Direktur: Andreas Wiryanto
5. Direktur: Hung Li Chen
6. Direktur: Wang Tien Chen
7. Direktur : Yang Chin Chang.
8. Freddy Soejandy (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More