Nasional

Negosiasi Dagang dengan AS, Indonesia Tawarkan Win-Win Solution

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas upaya intensif yang telah dilakukan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai kunjungannya ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Airlangga beserta delegasi mengadakan sejumlah pertemuan strategis dengan pejabat tinggi Amerika Serikat dan berhasil mencapai sejumlah kemajuan penting.

“Dalam negosiasi tersebut, kami telah bertemu dengan U.S. Trade Representative, Secretary of Commerce Lutnick, Secretary of Treasury Bessent, ketemu dengan Direktur National Economic Council, dan juga dengan beberapa dari negara lain,” ujar Airlangga dalam keterangan persnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa, 29 April 2025.

Baca juga : Tuntut Gibran Diganti, Ini Respons Presiden Prabowo terhadap Purnawirawan TNI

Airlangga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menyambut baik penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat terhadap proposal komprehensif yang diajukan Indonesia.

Proposal tersebut, kata dia, tidak hanya mencakup aspek tarif perdagangan, tetapi juga non-tarif serta langkah konkret Indonesia untuk menyeimbangkan neraca perdagangan secara adil dan setara (fair and square).

“Jadi neraca perdagangannya sekitar 19, kita berikan lebih dari 19,5. Jual beli langsung 19,5, namun kita juga ada proyek yang kita akan beli dari Amerika,” imbuhnya.

Airlangga menekankan permintaan Indonesia terkait kesetaraan perlakuan tarif resiprokal terhadap komoditas utama Indonesia di pasar Amerika Serikat.

Hal ini bertujuan agar Indonesia memiliki equal level playing field dengan negara lain.

Kesetaraan Tarif Resiprokal

Airlangga menekankan terkait permintaan Indonesia terhadap kesetaraan perlakuan tarif resiprokal atas komoditas utama Indonesia di pasar Amerika Serikat. Hal tersebut dilakukan agar Indonesia memiliki equal level playing field dengan negara lain.

Baca juga : RI-Fiji Kian Mesra, Presiden Prabowo Soroti Kerja Sama Iklim hingga Pangan

“Apakah itu Vietnam, apakah itu Bangladesh, sehingga kita dengan yang lain dapat equal level playing field,” ujar Airlangga.

Dalam rangka memastikan percepatan implementasi hasil-hasil perundingan, Presiden Prabowo telah menyetujui pembentukan tiga satuan tugas (Satgas) khusus. Pertama, satgas yang telah disetujui Presiden Prabowo untuk tindak lanjut perundingan investasi yaitu Satgas Perundingan Perdagangan Investasi dan Keamanan Ekonomi.

“Yang kedua Satgas yang sudah siap yaitu terkait dengan perluasan kesempatan kerja dan mitigasi PHK. Dan yang ketiga Satgas mengenai deregulasi kebijakan. Tentu yang lain terkait dengan Satgas peningkatan iklim investasi dan percepatan perizinan berusaha,” imbuhnya.

Pemerintah Indonesia juga telah menandatangani non-disclosure agreement. Artinya apa yang sedang dibahas oleh Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat hanya untuk kedua belah pihak.

Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa seluruh pendekatan dan penawaran Indonesia dalam perundingan ini bertujuan untuk mencari win-win solution bagi kedua negara, tanpa membedakan negara mitra satu dengan yang lain.

“Jadi artinya relatif apa yang kita tawarkan adalah apa yang sedang kita lakukan di dalam negeri. Terutama salah satunya adalah untuk melakukan deregulasi,” ujar Airlangga. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

12 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

12 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

12 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago