Stabilisasi Rupiah, BI Keluarkan Rp60 Triliun Pada Pasar SBN
Jakarta – Nilai tukar Rupiah pada penutupan perdagangan hari ini (14/10) berada di level Rp14.135 atau melemah tipis bila dibandingkan dengan penutupan akhir pekan kemarin (13/10) yakni pada level 14.123 per US$.
Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memandang, pelemahan tersebut merupakan dampak dari negosiasi BREXIT pada Uni Eropa.
“Uni Eropa sepakat pada hari Jumat untuk mengadakan putaran negosiasi intens dengan London dalam upaya untuk memecahkan kebuntuan dan mengamankan kesepakatan sebelum batas waktu 31 Oktober,” kata Ibrahim kepada Infobank, di Jakarta Senin 14 Oktober 2019.
Dirinya menyebut, dalam laporan menunjukkan bahwa Inggris telah mengakui bahwa provinsi Irlandia Utara akan tetap berada di wilayah Uni Eropa segera setelah Brexit dan ini sebuah langkah yang akan memuaskan kekhawatiran Uni Eropa tentang integritas perbatasannya.
Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (14/10) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.126/ US$ menguat dari posisi Rp14.139/US$ pada perdagangan Jumat kemarin (11/10).
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More