Poin Penting
Jakarta – PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasional Re) menegaskan perannya sebagai pilar penting dalam penguatan industri asuransi nasional. Melalui komitmen terhadap tata kelola yang solid, inovasi produk, dan kolaborasi dengan para pelaku industri, Nasional Re terus memperkuat fondasi reasuransi yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Operasi Nasional Re, Audi Artha Rita, menuturkan bahwa transformasi perusahaan kini difokuskan pada peningkatan layanan, ketangguhan finansial, serta penguatan kemampuan teknis dan digital.
“Kami berkomitmen untuk terus bertransformasi dan memberikan nilai tambah bagi industri asuransi nasional. Profesionalisme dan integritas menjadi prinsip utama dalam setiap langkah kami,” ujar Audi dikutip 3 Oktober 2025.
Baca juga: Begini Cara Industri Asuransi Wujudkan Bisnis Berkelanjutan
Di tengah dinamika pasar dan meningkatnya kebutuhan perlindungan risiko, Nasional Re terus memperluas sinergi dengan mitra asuransi dan reasuransi, termasuk melalui pengembangan produk yang adaptif serta penerapan manajemen risiko yang lebih tangguh.
Dengan strategi berkelanjutan dan kolaboratif, Nasional Re optimistis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan industri asuransi nasional sekaligus mendukung pertumbuhan sektor keuangan Indonesia.
Baca juga: Sinergi Regulasi dan Modal Jadi Kunci Ketahanan Sektor Asuransi di Tengah Risiko Global
Atas capaian kinerjanya selama ini, Nasional Re diganjar penghargaan “2nd Best Reinsurance Company 2025” pada ajang APPARINDO Awards 2025.
Penghargaan ini diberikan oleh Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APPARINDO) sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan reasuransi yang dinilai memiliki kinerja baik, tata kelola yang kuat, serta kontribusi berkelanjutan terhadap perkembangan industri perasuransian di Indonesia. (*)
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More