News Update

Nasabah Narada Aset Manajemen Menanti Kejelasan Dananya

Jakarta – Para nasabah PT Narada Aset Manajemen masih menanti kejelasan nasib uangnya.

Kuasa hukum nasabah, Johanes Dipa Widjaja & Partners mengungkapkan, sebanyak 502 nasabah yang telah mempercayakan dananya sebesar lebih dari Rp600 miliar ke PT Narada Aset Manajemen, masih menanti kejelasan dananya.

“Para nasabah merasa bahwa beberapa pertemuan antara pihak Narada Aset Manajemen dengan wakil dari 502 nasabah yang difasilitasi oleh regulator belum membuahkan hasil yang maksimal. Karena hingga kini masih tidak ada kejelasan sama sekali dari pihak Narada Aset Manajemen,” ujar Johanes Dipa Widjaja, Minggu, 25 Oktober 2020.

Johanes megatakan, para nasabah hanya sempat diberikan skema penyelesaian akan dilakukan dalam waktu 5 tahun, tanpa didasari dengan alasan dan kemampuan bayar yang jelas dari pihak Narada Aset Manajemen.

Para Nasabah saat ini mempertanyakan, sampai dimanakah kesungguhan Pihak Narada Aset Manajemen dalam menyelesaikan kewajibannya.

Sekedar informasi, kasus ini bermula dari penghentian penjualan (suspensi) dua reksa dana milik PT Narada Aset Manajemen oleh agen penjual reksa dana (Aperd) disebabkan karena adanya perintah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan dasar adanya gagal bayar efek (default) saham senilai Rp177,78 miliar.

OJK sendiri telah menyampaikan perintah kepada PT Narada Aset Manajemen (PT NAM) untuk bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul karena tindakan tertentu, termasuk seluruh kewajiban penyelesaian hutang kepada Perusahaan Efek dan hutang redemption kepada Nasabah serta kewajiban terhadap seluruh nasabah yang masih tercatat sebagai Pemegang Unit Penyertaan Reksa Dana. (*)

Dwitya Putra

View Comments

  • Narada kejam utk kita di NTT yang daerah sudah susah masih bikin tambah susah, terus terang aja. Saat mereka sdh mau roboh 2019. Oktober masih jual produknya dengan brosur dan janji yg surga ditelingah terus terang sebenar saya tdk tertarik utk ikut tapi karna adik elly datang tiap hari bujuk dan sy terpaksa ikut hanya jangka waktu 3 bulan karna dana yg sy pegang itu adalah utk pengembangan usaha kelompok tani utk pertanian hultekultral namun sekarang tersebut di telan begitu saja skrg musim tanam kasihan petani tdk bisa tanam utk kehidupan banyak kalau Narada tdk kembalikan akan terkutuk buat susah banyak orang

Recent Posts

Tangkap Potensi IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel

Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More

2 hours ago

Dalam 5 Tahun, Setoran Zakat BSI Tembus Rp1,07 Triliun

Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More

12 hours ago

Bank Sinarmas Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Donasi Sosial lewat Tabungan Simas Share

Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More

14 hours ago

Tingkatkan Nilai Tambah, Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini

Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More

14 hours ago

BTN Kuasai 72 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi, Penyaluran Tembus Rp3,65 T

Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More

14 hours ago

Prabowo Gaspol Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan, Ini Sasarannya

Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More

15 hours ago