Market Update

Nasabah Melonjak 148 Persen, KISI Perkuat IPO dan Aplikasi Trading

Poin Penting

  • Jumlah nasabah KISI melonjak 148 persen hingga November 2025, seiring MKBD yang menembus Rp1 triliun dan nilai transaksi naik 155 persen secara tahunan.
  • Ekspansi lini bisnis dan layanan investasi terus diperkuat, termasuk penanganan proyek IPO obligasi dan saham, pengembangan aplikasi trading, serta pertumbuhan signifikan Margin Facility.
  • KISI aktif mendorong literasi pasar modal, khususnya bagi generasi muda, melalui keberadaan 73 galeri investasi di berbagai kota besar di Indonesia.

Jakarta – PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) mencatat pertumbuhan jumlah nasabah yang signifikan hingga 148 persen per November 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) KISI yang menembus Rp1 triliun pada Agustus 2025. Sementara itu, market share KISI terjaga stabil dengan nilai transaksi mencapai Rp10,17 triliun pada Oktober 2025, atau naik 155,26 persen secara tahunan (yoy).

President Director KISI, Kyoung Hun Nam, menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah investor baru serta pertumbuhan MKBD semakin memperkuat peran KISI dalam proyek penawaran saham perdana (IPO) obligasi maupun saham, sekaligus mendorong pengembangan aplikasi perdagangan (trading app) perusahaan.

“Pencapaian ini menunjukkan perjalanan kami yang terus bertumbuh dan fokus pada layanan profesional bagi investor,” kata Kyoung Hun Nam dalam keterangan resmi dikutip, Selasa, 9 Desember 2025.

Baca juga: KISI Luncurkan Fitur IPO dan Tampilan Baru KINDS di Aplikasi iKISI

Pencapaian tersebut didorong oleh ekspansi lini bisnis yang konsisten dijalankan sepanjang tahun. Hal ini menegaskan fundamental KISI yang kuat sekaligus membuka peluang pengembangan lini bisnis strategis ke depan.

Selain itu, di lini Investment Banking atau Corporate Finance, KISI terus menangani berbagai proyek IPO, baik obligasi maupun saham, serta memberikan layanan financial advisory kepada korporasi.

Margin Facility Tumbuh Signifikan

Di sisi lain, layanan Margin Facility juga mencatat pertumbuhan signifikan didorong oleh biaya fasilitas yang kompetitif. Penggunaan Margin Facility meningkat 195 persen yoy dan 72 persen ytd.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah akun margin yang naik 106 persen yoy dan 51 persen ytd.

Baca juga: KISI AM Ubah Nama Jadi Korea Investment Management Indonesia

73 Galeri Investasi Dorong Literasi Pasar Modal

Sementara itu, Online Business Associate Director KISI, Yang Seok Mo, menambahkan bahwa keberadaan 73 galeri investasi yang tersebar di berbagai kota besar bertujuan untuk memudahkan masyarakat, khususnya generasi muda, memahami pasar modal dan memulai investasi dengan lebih percaya diri.

”KISI berkomitmen untuk meningkatkan literasi pasar modal, khususnya di kalangan generasi muda, melalui kerja sama dengan universitas di kota-kota besar di Indonesia. Saat ini, KISI telah memiliki 73 galeri investasi, sebagai upaya memperluas akses edukasi dan pengalaman berinvestasi bagi masyarakat,” ujar Yang Seok Mo dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Rahasia Cuan Investasi Saham ala Direktur Venteny

Dengan berbagai capaian tersebut serta perluasan galeri investasi secara berkelanjutan, KISI menegaskan komitmennya untuk menjadi perusahaan sekuritas tepercaya di Indonesia, menghadirkan inovasi layanan dan edukasi pasar modal, serta menyediakan peluang investasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

12 hours ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

13 hours ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

13 hours ago

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

1 day ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

1 day ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

1 day ago