Keuangan

Nasabah Bareksa Kini Bisa Transaksi Investasi Lewat Fitur Direct Debit Danamon

Jakarta Platform investasi Bareksa menjalin kerja sama dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) hadirkan terobosan berupa integrasi antara fitur direct debit Danamon di dalam aplikasi Bareksa.

Melalui integrasi ini, pengguna aplikasi Bareksa kini bisa menikmati fitur pembayaran menggunakan metode pembayaran dengan pendebetan langsung di rekening Danamon (direct debit), yang praktis, terverifikasi otomatis, dan gratis biaya.

Baca juga: Beban Meningkat, Bank Danamon Masih Cetak Laba Rp1,57 T di Semester I-2023

Co-Founder dan CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra mengatakan peluncuran fitur direct debit ini didesain untuk mendukung inklusi dan pendalaman pasar modal nasional.

“Ini juga untuk mendorong pesatnya pertumbuhan investasi online dan layanan digital perbankan,” ujar Karaniya dalam keterangan resminya, Rabu, 27 September.

Dia melanjutkan, khusus nasabah Bareksa Platinum yang memiliki nilai AUM minimal Rp100 juta, kini tidak perlu repot melakukan transfer dana pada saat melakukan pembelian reksadana dengan nilai yang cukup besar.

“Fitur pembayaran direct debit memungkinkan pembayaran dengan limit nilai transaksi yang cukup besar, yakni Rp1 miliar per hari per nasabah,” ujarnya.

Fitur pembayaran ini tersedia untuk pembelian reksadana di Bareksa, baik untuk menu Reksadana, Bareksa Umroh maupun Robo Advisor.

“Limit Rp1 miliar ini adalah tahap awal. Jika semua berlangsung baik, kami merencanakan untuk memperbesar lagi limit transaksi harian ini,” Karaniya menambahkan.

Bacac juga: Awas! Pelemahan Investasi di Tahun Politik

Sementara, Andreas Kurniawan, Chief Digital Officer, PT Bank Danamon Indonesia Tbk menjelaskan, pihaknya senang dapat berkolaborasi untuk menghadirkan fitur onboarding API dan direct debit bersama Bareksa.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Danamon untuk menggunakan pendekatan ekosistem dan sinergi dengan perusahaan-perusahaan fintech dalam mengembangkan bisnis kami,” jelasnya.

Kerja sama ini juga ditujukan menjaring nasabah baru serta memperluas target segmen layanan Wealth Management Danamon, yang merupakan segmen berikutnya yang disasar oleh Danamon setelah sebelumnya mulai fokus menggarap industri otomotif, real estat, dan pendidikan. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

13 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

29 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

1 hour ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago