Jakarta – Aktifitas di dunia maya melesat pesat sejalan dengan meningkatnya jumlah pengguna internet. Berdasarkan data dari Ikhtisar Industri Nama Domain atau Domain Name Industry Brief (DNIB), total nama domain yang terdaftar per Desember 2015 mencapai 314 juta dari seluruh domain tingkat atas atau top-level domains (TLDs). Jumlah nama domain di internet hingga periode tersebut bertambah sekitar 15 juta nama domain.
Menurut VeriSign, Inc., pemimpin global dalam nama domain dan keamanan internet, peningkatan sekitar 15 juta nama domain secara global mencapai 5% dibandingkan kuartal ketiga 2015. Jumlah registrasi domain secara global telah tumbuh sebanyak 25,9 juta atau sekitar 9% dari tahun ke tahun.
Domain tingkat atas atau TLD yang menggunakan .com dan .net mengalami pertumbuhan secara agregat pada kuartal keempat 2015 mencapai sekitar 139,8 juta domain. Jumlah ini tumbuh sebesar 6,3% secara year on year (yoy). Sampai dengan Desember 2015, jumlah nama domain berbasis .com telah mencapai 124 juta nama, sedangkan jumlah domain .net mencapai 15,8 juta nama.
Pada kuartal keempat, Verisign memproses sebanyak 12,2 juta pendaftaran nama domain baru untuk domain .com dan .net. Jumlah nama domain yang terdaftar tersebut tercatat meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama 2014 yang mencapai 8,2 juta nama domain.
Selama kuartal keempat 2015, rata-rata permintaan harian Sistem Nama Domain atau Domain Name System (DNS) Verisign mencapai sekitar 123 miliar permintaan di seluruh TLD yang dioperasikan Verisign. Angka tertinggi mencapai 194 milyar. Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, rata-rata permintaan harian meningkat 2,8%, dengan peningkatan paling tinggi sebanyak 67,3%. Setiap tahunnya, jumlah permintaan harian bertambah sebesar 11,9% dengan angka peningkatan tertinggi sebesar 32,6%.
10 Besar TLDS Terbesar Berdasarkan Zona Wilayah
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More