Gedung Bank Indonesia MH Thamrin. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Masa jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo akan berakhir pada Mei 2023 mendatang, setelah menjadi bos Bank Sentral Indonesia sejak Mei 2018.
Banyak nama yang sudah bermunculan menjadi kanditat Gubernur BI tersebut, diantaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Purbaya Yudhi Sadewa Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Destry Damayanti Deputi Gubernur Senior BI, dan juga Perry sebagai petahan yang berpotensi kembali terpilih.
Saat dikonfirmasi, Anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun mengatakan, DPR RI belum menerima surat dari Presiden Joko Widodo, sehingga belum mengetahui siapa kandidat calon Gubernur Bank Indonesia.
“Menurut aturan, surat Presiden paling lambat diterima DPR minggu ke-3 bulan Februari 2023,” ungkap Misbakhun saat dihubungi Infobanknews, dikutip 5 februari 2023.
Misbakhun pun menambahkan, bahwa mengenai kandidat Gubernur BI, DPR tidak memiliki kewenangan dalam memilih calon, karena kewenangan sepenuhnya di tangan Presiden.
Selain itu, dia menegaskan untuk kandidat calon gubernur BI maksimal tiga orang dan tidak lebih. “Soal calon Gubernur Bank Indonesia kewenangan penuh Presiden dan calon maksimal 3 orang,” ungkapnya. (*)
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More