Market Update

Naik Terus, IHSG Ditutup Menghijau 1,19%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup menghijau sebesar 79,28 poin atau menguat 1,19% ke level 6.688 dari dibuka di level 6.767 pada pembukaan perdagangan hari ini (13/1).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 222 saham terkoreksi, 320 saham menguat, dan 175 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 26,1 miliar saham diperdagangkan dengan 1,31 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp12,4 triliun.

Hal positif tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 1,90% menjadi 485,12, LQ45 menguat 1,81% menjadi 929,85, SRI-KEHATI menguat 1,59% menjadi 410,09, dan JII menguat 0,66% menjadi 585,64.

Kemudian, hanya terdapat tiga sektor yang mengalami pelemahan diantaranya adalah sektor properti melemah 0,24%, sektor kesehatan melemah 0,19%, dan sektor transportasi melemah 0,03%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan penguatan, sektor tersebut diantaranya, sektor teknologi menguat 1,94%, sektor keuangan menguat 1,15%, sektor infrastruktur menguat 0,65%, sektor energi menguat 0,49%, sektor industrial menguat 0,48%, sektor non-siklikal menguat 0,42%, sektor siklikal menguat 0,41%, dan sektor bahan baku menguat 0,34%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI), PT Pradikdsi Gunatama Tbk (PGUN), dan PT Meta Epsi Tbk (MTPS). Sedangkan saham top losers adalah PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL), PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN), dan PT Boston Furniture Indutries Tbk (SOFA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Meta Epsi Tbk (MTPS). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026 Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

32 mins ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

42 mins ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

45 mins ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

58 mins ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

2 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

4 hours ago