Market Update

Naik Rp6.000, Harga Emas Antam Sekarang Dibanderol Segini per Gramnya

Jakarta –  Setelah sempat turun dua hari berturut-turut, harga emas Antam atau bersertifikat PT Aneka Tambang hari ini, Jumat, 26 Januari 2024, akhirnya mengalami kenaikan dibanding kemarin (25/1).

Terpantau di laman Logam Mulia, untuk harga emas Antam 24 karat dengan pecahan satu gram, hari ini dibanderol Rp1.130.000, atau naik Rp6.000 dibandingkan kemarin.

Sama halnya dengan harga beli, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan Rp5.000 ke level Rp1.026.000 per gram.

Baca juga: Selain Emas, Ini 4 Pilihan Investasi yang Aman dan Paling Cuan, Cek di Sini!

Sementara, jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, selilihnya Rp94.000.

Lalu, untuk harga emas Antam dengan pecahan terkecil 0,5 gram, hari ini dijual Rp612.000.

Selanjutnya, untuk ukuran 2 dan 3 gram emas Antam masing-masing dibanderol Rp2.188.000 dan Rp3.257.000.

Kemudian emas Antam dengan ukuran 5 gram diperdagangkan di level Rp5.395.000.

Sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen. 

Artinya, jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, sebesar 0,45 persen, harus menyertakan nomor NPWP untuk transaksinya.

Baca juga: Mau Investasi Obligasi, Baiknya Pilih Reksa Dana atau SBN?

Rincian Harga Emas Antam

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Jumat (26/1/2024) dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: 612.000

Harga emas 1 gram: Rp1.130.000

Harga emas 2 gram: Rp2.188.000

Harga emas 3 gram: Rp3.257.000

Harga emas 5 gram: Rp5.395.000

Harga emas 10 gram: Rp10.735.000

Harga emas 25 gram: Rp26.712.000

Harga emas 50 gram: Rp53.345.000

Harga emas 100 gram: Rp106.612.000

Harga emas 250 gram: Rp266.265.000

Harga emas 500 gram: Rp532.320.000

Harga emas 1.000 gram: Rp1.064.600.000. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

5 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

6 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

6 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

7 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

7 hours ago