Naik Lebih dari 118 Persen Tahun Ini, Pasar Nantikan Pergerakan Bitcoin di Awal 2025

Jakarta – Ajaib Kripto mencatat di sepanjang 2024, harga Bitcoin (BTC) melonjak lebih dari 118 persen dan menembus berbagai level resistance. Meski begitu, BTC menghadapi tantangan mempertahankan momentum setelah gagal turun dari angka psikologis USD100.000. 

Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha, mengatakan bahwa BTC yang telah naik lebih 118 persen tahun ini, dimulai dari posisi USD44.000 pada 1 Januari 2024 dan kini bergerak di atas USD92.500. 

“Tekanan jual saat ini sebagian besar disebabkan oleh aksi ambil untung setelah Bitcoin beberapa kali mencetak level tertinggi baru di bulan ini,” ucap Panji dikutip 31 Desember 2024.

Panji menjelaskan, hasil bulan Desember menunjukkan return yang cenderung negatif, mengindikasikan kurangnya momentum signifikan. Namun, sentimen pasar tetap positif berkat performa kuat di kuartal IV 2024.

Dengan latar belakang ini, Bitcoin dan Ethereum berpotensi untuk mencatatkan pertumbuhan lebih lanjut di awal 2025, didukung oleh aktivitas opsi yang meningkat dan optimisme pasar.

“Jika BTC mampu bertahan di level support USD91.000 dan USD85.000, peluang untuk kembali menguji level USD100.000 pada Januari 2025 tetap terbuka,” imbuhnya.

Baca juga: OJK Terbitkan Aturan Terkait Perdagangan Kripto, Ini Isinya
Baca juga: Transaksi Rp1,8 Triliun per Bulan, Upbit Indonesia Ungkap Kunci Sukses

Secara historis, Januari menjadi salah satu bulan yang positif untuk Bitcoin, data dari Coinglass menunjukkan bahwa rata-rata harga Bitcoin di bulan Januari naik sebesar 3,35 persen sejak 2013, dengan lonjakan kuartal pertama rata-rata hampir 57 persen. 

Pada 2023 lalu, BTC menutup Januari dengan kenaikan hampir 40 persen. Namun, Bitcoin juga memiliki sejarah penurunan di Januari, seperti pada 2022 ketika harganya turun 16,68 persen.

Memasuki 2025, pasar kripto menghadapi awal yang menarik dengan fokus pada tren historis dan potensi penguatan harga.

Level support di kisaran USD90.000 hingga USD85.000 menjadi area krusial untuk BTC, tidak hanya untuk stabilitasnya tetapi juga untuk mendukung kembalinya minat pada altcoin. 

Sentimen bullish yang didukung oleh aktivitas institusional seperti MicroStrategy dapat menjadi fondasi bagi pasar untuk memulai tahun baru dengan optimisme. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

3 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

6 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

6 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

6 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

8 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

8 hours ago