Naik 8 Kali Lipat, Laba Bersih Autopedia Sukses Lestari Jadi Segini di Kuartal I 2024

Jakarta – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) telah membukukan kinerja keuangan untuk kuartal I-2024, dengan meraih laba besih sebesar Rp16,9 miliar atau naik hingga delapan kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, menyebutkan bahwa peningkatan laba bersih secara signifikan dari emiten perdagangan otomotif bekas ini didukung oleh pendapatan yang mencapai Rp183,3 miliar, tumbuh 37,4 persen quarter on quarter (qoq).

“Adanya Hari Raya Lebaran menjadi salah satu pendorong kenaikan pendapatan pada kuartal pertama ini. Selain faktor Lebaran, naiknya harga mobil baru juga membuat sebagian masyarakat beralih membeli mobil bekas sehingga turut mendorong peningkatan permintaan mobil bekas,” ucap Jany dalam keterangan resmi dikutip, 29 April 2024.

Baca juga: Ekspansi Bisnis, Autopedia (ASLC) Kembali Suntik Modal Anak Usaha Rp2,5 Miliar

Di sisi lain, jumlah unit terjual via lelang JBA, baik kendaraan roda dua dan roda empat, mencapai total 28.712 unit, tumbuh 48 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Sedangkan, bisnis jual beli mobil bekas retail melalui Caroline.id mencatatkan penjualan total 725 unit, meningkat 19 persen.

Melihat perkembangan tersebut, ASLC optimis kinerja tahun ini akan tumbuh secara positif, yang nantinya juga didukung oleh ekspansi pembukaan cabang-cabang baru Caroline.id sebagai upaya mendorong pertumbuhan pendapatan perseroan. 

Baca juga: Cimory Bagikan Dividen Rp714,12 Miliar, 57,51 Persen dari Laba Bersih 2023

Adapun, bisnis gadai yang baru dimulai pada semester II-2023, yaitu MotoGadai juga memberikan kontribusi yang terus bertumbuh terhadap pendapatan perseroan.

“Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, diharapkan pendapatan dan laba perusahaan dapat bertumbuh minimal dua digit pada tahun 2024,” imbuhnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

2 hours ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

2 hours ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

3 hours ago

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

4 hours ago

Laba BCA Digital Melonjak 98 Persen Jadi Rp213,4 Miliar di 2025

Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

6 hours ago