Keuangan

Naik 30,33 Persen, Pembiayaan Industri Pegadaian Tembus Rp95,77 Triliun per Maret 2025

Jakarta – Industri pegadaian berhasil meraih kinerja positif pada kuartal pertama 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total pembiayaan yang disalurkan oleh industri ini mencapai Rp95,77 triliun per Maret 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menyebut angka tersebut melonjak 30,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Nilai penyaluran pembiayaan industri pegadaian per Maret 2025 meningkat sebesar 30,33 persen year-on-year menjadi Rp95,77 triliun,” ujar Agusman dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK yang dilangsungkan secara virtual, Jumat, 9 Mei 2025.

Baca juga: Langkah OJK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme di Industri Pergadaian

Dari total pembiayaan tersebut, PT Pegadaian masih menjadi pemain dominan dengan porsi penyaluran sebesar 97,06 persen. Sementara sisanya berasal dari pergadaian swasta yang jumlahnya mencapai 196 usaha hingga Maret 2025.

Meski kontribusi pergadaian swasta masih kecil, OJK melihat potensi pertumbuhannya semakin terbuka, terutama dengan adanya regulasi baru.

Baca juga: Bos Pegadaian Beberkan Peluang dan Tantangan Bisnis Emas

Pemberlakukan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang mewajibkan pergadaian memiliki izin usaha dari OJK menjadi pendorong peningkatan jumlah pelaku usaha pergadaian.

“Kami telah menerima sejumlah permohonan izin usaha pergadaian seiring amanah dari UU P2SK. Ke depan, kami memperkirakan permohonan ini akan terus meningkat,” jelas Agusman. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

2 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

2 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

2 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

2 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

3 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

6 hours ago