Keuangan

Naik 25,4% Sompo Insurance Catat Pendapatan Tertinggi

Jakarta – PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) mencatat pertumbuhan yang kuat pada tahun lalu, dengan total pendapatan hampir Rp2,8 triliun, akumulasi dari premi bruto dan kontribusi dari Unit Syariah, serta pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 25,4%.

Chief Executive Officer Sompo Insurance, Eric Nemitz mengatakan, untuk mencapai pertumbuhan profit secara berkelanjutan, perseroan fokus pada pertumbuhan segmen ritel dan korporat dengan membangun fondasi yang kuat pada kemampuan digital, mengembangkan dan mengoptimalkan saluran distribusi seperti bancassurance, mitra leasing, broker, agen dan lainnya.

“Kami berterima kasih kepada pelanggan yang telah mempercayai kami, serta mitra layanan dan distribusi yang memungkinkan kami untuk melindungi lebih banyak pelanggan di Indonesia,” ujar Eric dikutip 17 Mei 2023.

Meskipun ekonomi global bergejolak dan tingginya inflasi, tahun lalu Indonesia mencatat pertumbuhan yang kuat, namun kata dia, ekonomi nasional tetap kuat. Sejalan dengan itu, konsumsi rumah tangga pun ikut meningkat, bahkan Sompo Insurance mendapatkan kepercayaan lebih dari 1 juta pelanggan.

Sompo juga membuktikan komitmennya untuk melindungi pelanggan dengan membayar total klaim sebesar Rp0,44 triliun selama tahun 2022. Selain itu, Sompo membantu pelanggan memitigasi risiko dengan memberikan pelatihan seputar risk engineering, keamanan mengemudi, bencana alam, dan lainnya. 

Sompo Insurance mengalami pertumbuhan pendapatan di hampir semua lini bisnisnya, dengan peningkatan tertinggi pada asuransi kesehatan, kendaraan bermotor, properti, dan risk engineering. Bersamaan dengan kinerja bisnis yang positif, Sompo mengakumulasi total aset bersih sebesar Rp4,2 triliun, meningkat 9,69% dari tahun sebelumnya. 

Didukung kinerja keuangannya yang solid, Sompo Insurance pun membukukan rasio solvabilitas sebesar 217%, jauh di atas batas 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Dalam upaya menjalankan praktik keuangan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial di Indonesia, Sompo Insurance melakukan program literasi dan inklusi keuangan, serta kegiatan lingkungan dan sosial bersama mitranya.

Sebagai bagian dari Sompo Group, perusahaan ini telah bergabung dengan Net-Zero Insurance Alliance (NZIA) dan menjadi perusahaan asuransi Asia pertama yang tidak akan menjamin asuransi dan investasi masa depan di perusahaan batubara dan perusahaan yang terlibat dalam eksploitasi energi di Arctic National Wildlife Refuge. 

Langkah tersebut memperkuat komitmen untuk tidak menanggung risiko atau investasi di perusahaan batubara tanpa rencana transisi pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya kolaboratif berkelanjutan dalam membentuk masyarakat netral karbon.

“Ketangguhan dan kekuatan finansial kami yang telah terbukti memungkinkan kami memberikan ketenangan (peace of mind) kepada pelanggan dan mitra kami selama 48 tahun terakhir. Sompo akan terus menawarkan produk inovatif dan layanan berkualitas tinggi untuk melayani pelanggan korporat dan individu kami di Indonesia sembari melaksanakan keuangan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial kami,” ucap Eric. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

14 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago