Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (23/5) pukul 9.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat ke level 7.202,46 atau naik 0,50 persen dari level 7.166,98.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 529,41 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 30 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp415,34 miliar.
Kemudian, tercatat ada sebanyak 76 saham terkoreksi, 201 saham menguat, dan 252 saham tetap tidak berubah.
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Cermati 4 Saham Berikut
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.060-7.115 dan resistance 7.220-7.270,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 23 Mei 2025.
Manajemen CGS melihat, dengan dengan kembali terkoreksinya indeks di bursa Wall Street dan turunnya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara, berlanjutnya aksi beli investor asing dan aksi korporasi dari emiten berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Merosot Rp13.000, Beli 1 Gram Jadi Segini
Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More
Kampanye sekaligus sebagai sosialisasi positioning BSI sebagai bank emas pertama di Indonesia dan mengajak masyarakat… Read More
Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More