Market Update

Naik 0,25 Persen, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 7.152

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.01 WIB (6/5) indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau ke level 7.152,41 atau menguat 0,25 persen dari level 7.135,41. 

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 694,36 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 25 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp462,74 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 91 saham terkoreksi, sebanyak 193 saham menguat dan sebanyak 211 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Intip Rekomendasi Saham Berikut

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini akan diprediksi bergerak menguat dalam rentang 7.070 hingga 7.186. 

“Pada perdagangan Jumat (3/5), IHSG ditutup naik 0,24 persen atau plus 17,29 poin di level 7.134,72. IHSG hari ini (6/5) diprediksi bergerak menguat dalam range 7.070-7.186,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 6 Mei 2024.

Lalu, ia menyoroti sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain adalah penguatan IHSG dalam sepekan (29 April-3 Mei 2024) yang naik 1,4 persen, dikarenakan IHSG merespons kinerja keuangan emiten yang cenderung mixed pada beberapa sektor. 

Sementara, kebijakan moneter yang cukup ketat membuat kurs rupiah Jisdor kembali terapresiasi 1,11 persen dari titik tertingginya minggu ini menjadi Rp16.094 (3/5). Pelaku pasar hari ini juga menantikan rilis pertumbuhan ekonomi (GDP) Indonesia pada kuartal I-2024.

Baca juga: Pasca Kenaikan BI Rate 6,25 Persen, Bagaimana Peluang Pasar Obligasi di RI? 

Adapun dari mancanegara, indeks tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang melemah berdampak positif bagi penurunan inflasi. Non Farm Payrolls pada April 2024 turun ke level 175 ribu dari bulan sebelumnya sebesar 315 ribu. 

Sementara, tingkat pengangguran naik ke level 3,9 persen dari posisi bulan lalu sebesar 3,8 persen, lemahnya data tenaga kerja tersebut memberikan optimisme penurunan inflasi lebih lanjut. Hal ini direspons positif oleh pelaku pasar yang tercermin dari indeks utama Wall Street ditutup menghijau pada perdagangan akhir pekan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

59 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

1 hour ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

2 hours ago

Masjid Istiqlal Jalin Sinergi dengan Forum Pemred

Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More

3 hours ago

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More

3 hours ago

PaninBank Perkenalkan Aplikasi MyPanin

Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More

3 hours ago