Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (22/7) ditutup pada zona hijau ke level 7.306,35 atau naik sebesar 0,16 persen dari dibuka pada level 7.294,49.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 8,11 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 576 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,24 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 264 saham terkoreksi, sebanyak 271 saham menguat dan sebanyak 250 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Kapitalisasi Pasar Tembus Rp116 Triliun, BSI Masuk Top 5 BUMN The Biggest Market Cap
Lalu, mayoritas sektor pun ditutup dengan mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor energi yang menguat 1,24 persen, sektor transportasi naik 0,95 persen, sektor properti meningkat 0,45 persen, sektor industrial naik 0,42 persen, sektor infrastruktur menguat 0,31 persen.
Serta, sektor teknologi meningkat 0,30 persen, sektor bahan baku menguat 0,25 persen, sektor keuangan naik 0,11 persen, dan sektor siklikal menguat 0,08 persen.
Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, tercermin dari sektor kesehatan melemah 0,68 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,01 persen.
Baca juga: Kinerja Makin Kinclong, Saham TUGU Melesat hingga Masuk Top Gainers
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak variatif, terlihat dari Nikkei 225 Index Tokyo melemah 1,16 persen, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,02 persen, dan Straits Times Index Singapore turun 0,12 persen.
Sementara, Indonesia Composite Index Jakarta menguat 0,16 persen, Indonesia LQ45 Index Jakarta mengalami penguatan 0,21 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong meningkat 0,90 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More