Pemerintah masih melihat ketersediaan pangan ke depannya akibat dari dampak el nino berkepanjangan. Rezkiana Nisaputra
Jakarta–Dampak perubahan iklim yang terjadi di Indonesia yakni El Nino yang berkepanjangan diperkirakan akan menyebabkan kesulitan pangan. Hal tersebut dikhawatirkan akan meningkatkan keran impor bahan pangan untuk memenuhi pasokan pangan.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, kendati dampak El Nino sudah mulai terasa khususnya pada sulitnya bahan pangan yang dikarenakan kekeringan, namun, pemerintah mengaku masih melihat kondisi kebutuhan pangan ke depannya seperti apa.
“Nanti itu akan kami lihat seperti apa kebutuhannya. Kalau memang ada nanti kita akomodir (untuk impor),” ujar Bambang di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2015.
Sedangkan jika dikaitkan dengan inflasi, pemerintah mengaku terus berupaya untuk memenuhi ketersediaan pasokan pangan di tengah masyarakat, yang bertujuan agar inflasi tidak meningkat akibat dampak dari kekeringan yang disebabkan oleh el nino berkepanjangan.
“Inflasi itu ketersediaan pada komoditas yang penting. Kekeringan kan masalah produksi, kalau inflasi malah ketersediaan. Maka kita jamin ketersediaan di masyarakat,” tutup Bambang. (*)
@rezki_saputra
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More