Headline

Musim Gugur Fintech?

MUSIM gugur financial technology (fintech) di Tiongkok menular ke Indonesia. Satgas Waspada Investasi sudah memblokir 803 fintech peer to peer (P2P) lending sejak awal 2018 hingga Maret 2019. Alasannya, mereka melanggar Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Penyelenggara Layanan Pinjam-Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau P2PL dan melakukan kejahatan finansial online yang melanggar peraturan perundang-undangan.

Namun, sikap tegas otoritas di Indonesia untuk membasmi entitas P2P ilegal belum segalak otoritas di Tiongkok. Di sana, selain menutup fintech-fintech P2P ilegal, pemerintah juga menangkap operator dan menjadikannya tersangka atas kejahatan keuangan online yang dilakukan. Gelombang protes investor yang dananya lenyap oleh praktik over leverage P2P membuat pemerintah Tiongkok marah besar.

Kendati belum segalak Tiongkok, pemblokiran fintech P2P tanpa izin oleh otoritas di Indonesia setidaknya akan menjadi palang pintu untuk menyeleksi maraknya fintech yang muncul tiga tahun terakhir. Karena, aturan terhadap fintech P2P tak seketat perbankan. Siapa pun bisa membuat jasa pinjam-meminjam berbasis aplikasi, cukup dengan modal disetor Rp1 miliar. Kalaupun tidak memenuhi ketentuan modal tersebut, mereka bisa luput dari pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena jumlah pemainnya ratusan.

Lalu apakah bisnis fintech akan memasuki musim gugur seperti yang terjadi di Tiongkok?

Mau tahu jelasnya? Semuanya diulas tuntas di Majalah Infobank edisi April 2019. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

12 mins ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

1 hour ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

2 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

8 hours ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

8 hours ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

9 hours ago