Internasional

Mundur dari PM Kanada, Ternyata Segini Gaji Justin Trudeau

Jakarta – Justin Trudeau resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemimpin Partai Liberal sekaligus Perdana Menteri (PM) Kanada pada Senin (6/1) waktu setempat.

“Saya bermaksud mengundurkan diri sebagai pemimpin partai, sekaligus sebagai perdana menteri, setelah partai memilih pemimpin baru melalui proses kompetitif yang menyeluruh di seluruh negeri,” katanya dalam konferensi pers di Rideau Cottage, Ottawa dikutip 7 Januari 2025.

Ia menegaskan, meski memilih mundur dari jabatannya namun tetap memiliki kepedulian mendalam terhadap Kanada dan rakyatnya. 

“Saya akan selalu termotivasi oleh apa yang terbaik untuk warga Kanada,” ujarnya.

Baca juga : Ini Pemicu PM Kanada Justin Trudeau Mundur dari Jabatannya

Diketahui, Trudeau mundur lantaran dipicu pertikaian politik dalam Partai Liberal yang ia pimpin. Buntut pengunduran diri Trudeau, Partai Liberal tak akan memiliki pemimpin tetap. 

Hal tersebut bisa pengaruh besar pada saat jajak pendapat dalam pemilu yang diadakan pada akhir Oktober. Tanpa ketua tetap, Partai Liberal akan kalah telak dari oposisi resmi Parta Konservatif.

Baca juga : Gaji Karyawan Indonesia Diperkirakan Naik di 2025, Sektor Mana yang Paling Besar?

Dengan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Liberal, maka otomatis Trudeau mundur dari jabatannya sebagai PM Kanada.

Gaji Justin Trudeau Rp6,1 Miliar

Dihimpun dari berbagai sumber, Trudeau menjadi perdana menteri termuda kedua dalam sejarah pemerintahan Kanada.

Adapun gaji yang diperolehnya terbilang fantastis yakni sebesar 379.000 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp6,1 miliar per bulan.

Selain memperoleh gaji fantastis, Trudeau memiliki penghasilan tambahan jutaan dolar melalui investasi dan usaha bisnisnya.

Pada 2024, kekayaan bersih Justin Trudeau mencapai 96 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Dorong Ekonomi Sirkular, ALVAboard dan Rekosistem Kerja Sama Kelola Sampah Kemasan

Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More

18 mins ago

Bank BJB Tawarkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Kupon hingga 6,30 Persen

Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More

38 mins ago

Transaksi QRIS Melesat, Tumbuh 131,47 Persen di Januari 2026

Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More

48 mins ago

Mudik Gratis Jakarta 2026 Dibuka untuk Warga Luar DKI, Ini Cara Daftarnya

Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More

51 mins ago

Bos BRI: Fundamental Perbankan Solid, tapi Tantangan dari Sisi Permintaan Kredit

Poin Penting Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, likuiditas dan modal kuat perbankan kuat, dengan… Read More

56 mins ago

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More

1 hour ago