Teknologi

Multipolar Technology Bagikan Strategi Genjot Kinerja Bisnis

Jakarta – Saat ini, dunia bisnis sangat kompetitif dan dinamis. Ini menuntut perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan perubahan pasar secara lebih cepat. Nah, salah satu cara terbaik untuk memenuhi tuntutan itu adalah dengan mengembangkan sistem bisnis yang berkinerja tinggi, hemat biaya, aman, dan dapat diskalakan.

Hal itu diungkapkan oleh Herryyanto, Director Account Management FSI and Commercial PT Multipolar Technology Tbk dalam Digital & Security Forum: Optimizing and Securing Scalable Infrastructure di Lombok, pekan lalu.

“Tanpa sistem bisnis yang berkinerja tinggi, hemat biaya, aman, dan dapat diskalakan, mustahil perusahaan dapat memenangkan persaingan,” tambahnya.

Ia mencontohkan, apa jadinya jika aplikasi layanan berjalan sangat lambat, sering bermasalah, bahkan mudah dimasuki malware, sudah pasti akan ditinggalkan pelanggan. Dengan begitu, perusahaan akan kehilangan pendapatan dan reputasi.

“Jadi, desain infrastruktur teknologi yang menyokong sistem bisnis menjadi salah satu kunci bagi perusahaan dalam memenangkan persaingan,” jelasnya.

Baca juga: Confluent Beberkan Tren Data Streaming di 2025, Apa Saja?

Setidaknya ada beberapa solusi yang dapat dipertimbangkan dalam mendesain sistem bisnis berkinerja tinggi, hemat biaya, aman, dan dapat diskalakan, serta siap beradaptasi dengan tantangan di masa depan.

Redis, misalnya. Menurut Achmad Fakhrudin, Senior Vice President Multipolar Technology, Redis yang merupakan solusi in-memory database ini mampu menjadikan aplikasi bisnis modern bekerja lebih cepat.

Dengan arsitektur berbasis memori, Redis memastikan respons aplikasi terjadi dalam hitungan milidetik, menjadikannya sempurna untuk kebutuhan seperti caching, analitik real-time, dan manajemen sesi pengguna.

Dirancang dengan fleksibilitas tinggi, Redis mendukung berbagai tipe data dengan fitur keamanan yang canggih dan kemampuan skalabilitas tanpa batas.

“Redis memungkinkan aplikasi melakukan replikasi otomatis sehingga menjamin ketersediaan data sepanjang hari, bahkan saat terjadi gangguan sekalipun. Solusi ini mendukung implementasi pada ekosistem yang solid dan komunitas yang luas serta adaptif terhadap teknologi terkini. Dengan Redis, perusahaan bisa lebih fokus pada inovasi tanpa mengkhawatirkan kinerja bisnis,” jelas Achmad.

Solusi yang perlu dipertimbangkan berikutnya adalah Dynamic Mobile Protection for Mobile Apps. Solusi keamanan aplikasi bebas pakai tanpa kode tambahan (no-code mobile security) ini layak digunakan karena sanggup melakukan integrasi instan pada berbagai lapisan keamanan, mencegah ancaman siber, dan memastikan aplikasi lebih terlindungi saat digunakan di perangkat pengguna.

Dynamic Mobile Protection for Mobile Apps dibekali fitur-fitur utama yang mampu melakukan enkripsi data dan perlindungan aplikasi secara end-to-end, anti-tampering dan anti-debugging, mendeteksi root dan jailbreak, anti-bot dan anti-fraud, serta menyediakan mobile threat intelligence and compliance yang membantu perusahaan tetap patuh pada regulasi keamanan data.

Lalu, solusi yang tak kalah canggih untuk mencapai prinsip sistem bisnis berkinerja tinggi, hemat biaya, aman, dan dapat diskalakan adalah VisionDG.

VisionDG merupakan solusi yang dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Red Hat OpenShift Container Platform.

“Solusi berbasis microservices ini mempermudah pengembangan produk digital dengan jaminan keamanan data tepercaya,” jelas Achmad.

Baca juga: Brigit Biofarmaka Teknologi Luncurkan Inovasi Teknologi TreeAlgae, Apa Fungsinya?

Karena memanfaatkan sistem kontainer, lanjut Achmad, VisionDG menawarkan fleksibilitas dan skalabilitas tinggi, sehingga memungkinkan aplikasi bisnis berjalan optimal di berbagai lingkungan, baik on-premises maupun hybrid cloud.

“Dengan open innovation dan open collaboration terhadap ekosistem yang sudah ada, solusi ini menjadikan akselerasi transformasi digital lebih mudah, lebih cepat, dan lincah,” klaim Achmad.

VisionDG yang berjalan di atas Red Hat OpenShift Container Platform juga membantu perusahaan mengadopsi DevSecOps untuk memastikan keamanan terintegrasi sepanjang siklus hidup aplikasi.

“Solusi ini memberikan fleksibilitas keamanan yang memungkinkan perusahaan mengembangkan aplikasi di tempat yang paling efektif sambil mempertahankan kendali atas konfigurasi keamanannya,” tutupnya. (*)  

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

5 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

6 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

6 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

6 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

7 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

9 hours ago