Multipolar; IT solution. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Multipolar Technology Tbk menyetujui pembagian dividen tahun buku 2015 sebesar Rp13,12 miliar.
Direktur Keuangan Perseroan, Hanny Untar mengatakan dividen ini setara dengan 13,2% dari total laba tahun berjalan yang Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan di tahun 2015.
“RUPS menyepakati pembagian dividen tunai atas 1.875.000.000 saham sebesar Rp7,-per saham,” kata Hanny di Jakarta, Jumat, 1 April 2016.
Perseroan sendiri membukukan kenaikan laba tahun berjalan sebesar 44,9%, dari Rp67,09 miliar di tahun 2014 menjadi Rp97,21 miliar di tahun 2015. Penjualan bersih dan pendapatan jasa juga mengalami pertumbuhan sebesar 8,94%, dari Rp1,97 triliun di tahun 2014 menjadi Rp2,14 triliun di tahun 2015.
Hanny menuturkan di tengah situasi bisnis yang kian kompetitif dan kondisi makroekonomi yang tidak stabil, perseroan tetap berhasil mencatat kinerja yang solid, ditandai dengan pertumbuhan profit yang lebih baik.
Pencapaian ini berasal dari peningkatan kontribusi penjualan Solution & Services (Solusi & Jasa) yang menjadi fokus Perseroan di 2015, antara lain penyediaan solusi dan jasa terkait Cloud, Big Data, Analytics, Security, dan Mobility, serta Business Process Managed Services.
Perseroan juga terus mencari peluang pertumbuhan baru melalui penyediaan solusi dan layanan yang andal dengan mengacu pada kebutuhan pengembangan bisnis pelanggan dan tren teknologi informasi (TI).
Kontributor pendapatan terbesar perseroan sejauh ini masih didominasi oleh sektor perbankan, dan disusul oleh sektor telekomunikasi.
Presiden Direktur Perseroan, Wahyudi Chandra juga menyampaikan optimismenya dalam sektor komersial,
“Kami terus melakukan ekspansi layanan di sektor komersial. Tahun lalu pendapatan dari sektor ini yang mencakup industri ritel dan distribusi, manufaktur, dan migas turut menunjukkan kinerja yang meningkat, dimana sektor ini sudah semakin banyak menggunakan teknologi informasi untuk mendukung efisiensi operasionalnya,” ujarnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG dibuka turun 0,36 persen ke level 8.299,82 dengan nilai transaksi Rp814,38 miliar;… Read More
Poin Penting Pasar menanti rilis pertumbuhan ekonomi full year 2025 yang diperkirakan di kisaran 5,1–5,2… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More