Categories: Keuangan

Multifinance Berkomitmen Dukung Pembiayaan Ekonomi Kreatif

Multifinance Siap Salurkan Rp500 miliar untuk pembiayaan ekonomi kreatif. Ria Martati

Jakarta–Industri multifinance atau perusahaan pembiayaan berkomitmen mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Ketua APPI Suwandi Wiratno mengatakan, penandatanganan MoU tersebut nantinya perlu ditindaklanjuti dengan bebrapa langkah, kendati demikian ia menyebut anggota-anggota APPI telah siap menyalurkan pembiayaan Rp500 miliar untuk sektor ekonomi kreatif.

“Penandatanganan ini adalah payung, selanjutnya harus ada kelanjutannya, kita identifikasi, siapa yang bisa dihubungi dan selanjutnya, karena semua ini kan industri relatif baru,” kata Suwandi di Jakarta, Senin, 28 September 2015.

Oleh karena itu, lanjutnya, belum ada kepastian mengenai mekanisme, syarat maupun batasan untuk industri kreatif yang bisa dibiayai oleh perusahaan multifinance.

Sementara itu, Ketua Asippindo, Diding S. Anwar mengungkapkan, potensi penjaminan untuk kredit atau pembiayaan di sektor ekonomi kreatif sangat besar. Pada Agustus 2015 ini menurutnya, pertumbuhan volume penjaminan untuk sektor non bank termasuk di dalamnya untuk industri ekonomi kreatif mencapai Rp2 triliun, meningkat 400% dibanding posisi yang sama periode sebelumnya yang mencapai Rp500 miliar.

“Karena sudah ada MoU harusnya ada akselerasi lagi, perkiraan minimal dua kali lipat dari angka realisasi tadi,” kata dia.

Seperti diketahui, Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penjaminan pembiayaan berorientasi ekspor, ekonomi kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi (UMKMK) hari ini. Kemitraan ini untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian nasional dengan akselerasi pembiayaan berorientasi ekspor, ekonomi kreatif dan pembiayaan pada UMKMK. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

8 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

9 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

15 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

16 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago