Saat ini organisasi OJK pun sudah berjalan dengan sangat baik melalui proses manajemen perubahan yang telah dibangun. Kata Muliaman, bangunan organisasi yang baik sangat mendukung pengerjaan tugas pokok dan fungsi OJK dalam mengatur, mengawasi dan melindungi industri jasa keuangan.
Berbagai program dan kebijakan di industri jasa keuangan juga dinilai telah berjalan dengan baik, seperti pertumbuhan yang terjadi di industri perbankan, IKNB dan pasar modal. Tidak adanya gejolak di sektor keuangan dalam masa periode pertama OJK ini bisa menjadi tolok ukurnya. Aspek stabilitas, inklusifitas dan kontributif merupakan tiga pilar utama pelaksanaan tugas OJK dalam mengatur, mengawasi dan melindungi industri jasa keuangan di Tanah Air.
“Nantinya siapapun yang akan meneruskan pekerjaan kami ini tentu akan menjalaninya lebih mudah dalam meneruskan pondasi yang telah kami bangun dengan baik,” tukas Muliaman. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting KPK mengingatkan PT Aneka Tambang Tbk agar berhati-hati dalam membeli hasil tambang rakyat… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More