Categories: Keuangan

Mulai Besok Multifinance Boleh Kasih Refinancing

Mulai bulan depan, OJK memperbolehkan multifinance menyalurkan dana tunai. Hal ini karena overlikuiditas terjadi di sejumlah multifinance. Gina Maftuchah.
Jakarta – Melambatnya kinerja perusahaan pembiayaan mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berinisiatif membuat relaksasi kebijakan bagi industri ini. Mulai 1 September 2015 OJK memperbolehkan  perusahaan pembiayaaan untuk memberikan refinancing.
Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Firdaus Djaelani mengatakan, pihaknya akan mengeluarkan Surat Edaran (SE)-nya dalam waktu dekat.“Kita beri relaksasi aturan. Bagi nasabah yang cicilannya sudah akan selesai, kita perbolehkan mereka (multifinance) memberikan refinancing dana tunai,” sebut Firdaus di kantornya akhir pekan lalu.
Firdaus menambahkan, perusahaan pembiayaan diperbolehkan memberikan refinancing kepada nasabah maksimal sebesar 70% dari agunan.
Aturan ini, menurut Firdaus, timbul akibat melambatnya bisnis  multifinance sepanjang semester satu 2015.“Karena daya beli masyarakat sudah turun, jadi penurunan DP tidak langsung berpengaruh terhadap pembelian. Yang terjadi  multifinance overlikuiditas,” sebut dia. Dengan mengeluarkan SE ini, Firdaus berharap agar likuiditas di multifinance bisa disalurkan.

Apriyani

View Comments

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

4 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

5 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

9 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

9 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

9 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

9 hours ago