Perbankan

MUFG Tunjuk Michael Sugirin Nahkodai Bisnis Corporate Banking di Indonesia

Jakarta – MUFG Bank, Ltd. (MUFG) telah menunjuk Michael Sugirin
sebagai Managing Director, Head of Global Corporate and Institutional Banking for
Indonesia.

Michael Sugirin akan bertanggung jawab terhadap pengembangan portofolio Global Corporate Banking MUFG di Indonesia yang terdiri dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), konglomerasi, perusahaan skala besar, perusahaan multinasional, serta lembaga keuangan di Indonesia.

Richard Yorke, Head of Global Corporate & Investment Banking, Asia Pasifik,
mengatakan, visi berani MUFG untuk bisnis Global Corporate Banking di Asia Pasifik
hanya dapat dicapai jika terus mempertahankan fokus dalam investasi pada talent yang tepat untuk mendorong perubahan dan memaksimalkan proposisi nilai yang dimiliki bagi klien perusahaan.

Baca juga: Dukung Keberlanjutan, MUFG Bank Suntik Dana Rp375 Miliar ke Komatsu Astra Finance

“Penunjukkan Michael merupakan kelanjutan dari komitmen kami yang tak
tergoyahkan dan kami berharap dapat memanfaatkan pengalaman, keahlian, dan
keterampilan kepemimpinannya untuk membawa bisnis Corporate Banking Indonesia ke tingkat berikutnya,” ujar Richard dalam keterangan resminya, 6 Februari 2024.

Kazushige Nakajima, Country Head of Indonesia, menambahkan pihaknya
senang memiliki bankir berpengalaman seperti Michael untuk bergabung bersama kami.
MUFG berhasil membentuk top-tier team yang berisikan senior corporate bankers di
Indonesia untuk terus mendorong bisnis perusahaan.

“Dengan latar belakang yang luas mengenai
produk, serta pengalaman kepemimpinannya di berbagai bank internasional lainnya,
Michael akan melengkapi upaya tim saat ini untuk mendorong lebih dalam jangkauan dan
cross-sell bagi bisnis kami, sejalan dengan upaya kami untuk meningkatkan standar dalam
memberikan nilai tambah bagi para klien dan mempercepat pertumbuhan bisnis kami di
Indonesia,” jelasnya.

Baca juga: Home Credit Dapat Suntikan Dana dari MUFG Bank, Segini Nilainya

Profil Michael Sugirin

Michael Sugirin memiliki pengalaman hampir 30 tahun dengan perusahaan keuangan global
di New York, Singapura dan Jakarta. Beliau memulai kariernya dengan Deutsche Bank AG
selama hampir 15 tahun, kemudian beliau bergabung dengan JPMorgan Chase Indonesia
selama tiga tahun masa tugasnya.

Selanjutnya, Michael melanjutkan kepemimpinannya di
Standard Chartered Indonesia pada 2014.

Sebelum bergabung dengan MUFG, Michael
menjabat sebagai Global Head for Open Account Trade Bank sejak 2017, yang
berbasis di Singapura. Dalam kapasitas ini, ia mempelopori strategi global bank dan pelaksanaan rantai pasokan, distribusi, piutang dan solusi pembiayaan faktur untuk beragam segmen klien, mulai dari perusahaan multinasional hingga UKM. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

30 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

1 hour ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

1 hour ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

1 hour ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

1 hour ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

1 hour ago