Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), bersama PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) meluncurkan produk Asuransi Kumpulan yang dapat disesuaikan dengan skala usaha serta kebutuhan badan usaha yang terus berkembang sebagai bentuk dukungan bagi para pelaku usaha di Indonesia.
Tersedia dalam tiga pilihan produk, yaitu PRUWorks Life, perlindungan atas risiko meninggal dunia dengan manfaat pilihan di antaranya perlindungan cacat total dan tetap, penyakit kritis, dan terminal illness. Lalu, PRUWorks Personal Accident, perlindungan atas risiko kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia serta menyajikan manfaat pilihan berupa perlindungan cacat tetap dan penggantian biaya medis akibat kecelakaan. Kemudian PRUWorks Medical, perlindungan rawat inap dengan manfaat pilihan mulai dari persalinan, rawat jalan, perawatan gigi, pembelian kacamata hingga perawatan pencegahan.
Michellina Laksmi Triwardhany (Dhany), Presiden Direktur Prudential Indonesia, mengungkapkan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Mercer Marsh Benefits Health on Demand terhadap 14.000 karyawan di seluruh dunia, termasuk 1.000 karyawan di Indonesia, menunjukkan bahwa dari 60% karyawan yang merasa perusahaan mereka peduli dengan kesehatan dan kesejahteraan, 44%-nya memiliki lebih kecil kemungkinan untuk pindah ke tempat lain, serta 77%-nya merasa lebih bersemangat di tempat kerja.
“Karenanya untuk meningkatkan loyalitas dan produktifitas karyawan dibutuhkan adanya solusi perlindungan yang fleksibel dan komprehensif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Melalui inovasi terbaru dari PRUWorks, kami optimis dapat mendukung pelaku usaha dalam melindungi karyawan mereka, sehingga pelaku usaha dapat fokus untuk pengembangan usahanya,” ujarnya dikutip 29 November 2022.
Sementara itu, Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia mengatakan, peluncuran produk Asuransi Kumpulan PruWorks mencerminkan komitmen UOB Indonesia untuk menciptakan solusi keuangan yang terbaik yang ditujukan bagi nasabah Business Banking serta Commercial Banking. “Bersama Prudential Indonesia, kami telah memperluas penawaran asuransi kami dengan inovasi terbaru dari PRUWorks, memungkinkan kami untuk memenuhi permintaan nasabah akan produk perlindungan yang pribadi dan inklusif bagi karyawan mereka. Solusi ini juga akan membantu memperluas peran kami dalam mendukung segmen perusahaan di Indonesia,” tambahnya.
Pada 2024, pemerintah Indonesia menargetkan rasio kewirausahaan mencapai 3,95 persen. Rencana ini tentu akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan para pelaku usaha diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih tangguh dan loyal, sehingga dapat mendukung upayauntuk meningkatkan kinerja perusahaan.
Melihat fakta tersebut dan berbekal kepercayaan yang diberikan selama 27 tahun dalam melindungi keluarga Indonesia, Prudential Indonesia menghadirkan PRUWorks sebagai solusi bagi pelaku usaha dalam mewujudkan lingkungan kerja yang produktif dan terlindungi, serta solusi perlindungan yang inovatif, dapat disesuaikan, dan komprehensif.
“Kami berharap dengan adanya perlindungan asuransi karyawan yang dihadirkan oleh PRUWorks kepada nasabah UOB Indonesia, tidak hanya menjadi salah satu bentuk apresiasi perusahaan bagi karyawan, namun juga mampu memberikan kestabilan finansial bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya sesuai dengan aspirasi kami untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera serta mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya,” tutup Dhany. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More