Muamalat Tunjuk Hayunaji Sebagai Sekretaris Perusahaan
Jakarta — PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Muamalat) menunjuk Hayunaji sebagai Head of Corporate Affairs sekaligus menjabat sebagai Corporate Secretary yang baru. Hayunaji resmi menjabat per 17 Desember 2018 menggantikan posisi Ali Akbar Hutasuhut.
Chief Executive Officer Bank Muamalat Achmad K. Permana mengatakan, perubahan struktur organisasi di sebuah perusahaan merupakah hal yang lumrah. Penunjukan ini diperlukan untuk melanjutkan dan memperkuat tata kelola perusahaan yang sudah berjalan dengan baik.
Informasi mengenai pergantian ini telah disampaikan melalui website BMI sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
Baca juga: Muamalat Gandeng Dukcapil Kerjasama Data Pemanfaatan Data Kependudukan
“Dengan sederet pengalaman profesional beliau di dunia perbankan, kami yakin Hayunaji akan mampu memberikan kontribusi yang positif terhadap kemajuan perusahaan,” kata Permana melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat 11 Januari 2019.
Hayunaji telah berkiprah di industri perbankan selama kurang lebih 20 tahun. Rekam jejak yang dimiliki di antaranya pada bidang Board Office, Investor Relations, dan Strategy & Performance Management di beberapa bank. Jabatan terakhir Hayunaji adalah Vice President – Board Office Head di PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Hayunaji merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Hayunaji mengawali karirnya di dunia perbankan lewat Officer Development Program (ODP) PT Bank Duta Tbk. Selain sebagai bankir, dia juga memiliki hobi sebagai musisi dan pecinta alam. (*)
Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More
Poin Penting WSKT dan Kementerian PU bangun 5 blok Huntara di Aceh Utara, menampung hingga… Read More
Poin Penting OJK menetapkan free float minimum saham menjadi 15 persen, naik dari 7,5 persen,… Read More
Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More
Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More