Perbankan dan Keuangan

Muamalat Institute Perkuat Sinergi Perbankan Syariah dan Asuransi Syariah

Jakarta – Muamalat Institute terus memperkuat ekosistem keuangan syariah antara perbankan syariah dan asuransi syariah melalui kerjasama dengan Islamic Insurance Society (IIS) yang bertujuan untuk meningkatkan pengembangan Sumber Daya Insani (SDI) dan kemajuan misi kelembagaan industri keuangan syariah. Penguatan ekosistem sinergi perbankan dan asuransi syariah ini dilakukan mengingat tingkat literasi dan inklusi produk keuangan syariah yang masih dapat dioptimalkan.

Menurut Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2022, indeks literasi dan inklusi keuangan syariah sebesar 9,14% dan 12,12% dimana market share perbankan syariah per Desember 2022 sebesar 7,09% dan IKNB Syariah sebesar 4,64%. Hal ini memperlihatkan bahwa perlu adanya sinergitas untuk mendorong tingkat literasi dan inklusi serta market share keuangan syariah di Indonesia.

Muhammad Zamachsyari selaku 

Ketua Islamic Insurance Society menyampaikan bahwa kedua industri syariah ini memiliki keterkaitan dan ketergantungan yang cukup kuat. Hal ini karena perbankan syariah berperan sebagai potensi pengembangan bisnis asuransi syariah dan sebaliknya, asuransi syariah sebagai enabler dalam mendukung mitigasi risiko perbankan syariah secara khusus serta pengembangan industri halal seperti perlindungan bagi pelaku industri halal, kegiatan haji dan umroh, sektor riil dan ekosistem syariah lainnya

“Diharapkan melalui penandatanganan nota kerjasama antara Muamalat Institute dengan Islamic Insurance Society harus diwujudkan melalui kolaborasi program pendalaman pasar yakni kegiatan sosialisasi dan literasi seperti pelatihan, seminar, penelitian dan kegiatan lainnya,” tambah Anton Hendrianto selaku Direktur Eksekutif Muamalat Institute dikutip 11 April 2023.

Melalui kerjasama ini Muamalat Institute dan Islamic Insurance Society dapat berkontribusi lebih untuk memperkuat sinergi ekosistem keuangan syariah melalui sosialisasi, dan literasi mengenai perbankan syariah dan asuransi syariah yang mengandung nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan. Hal ini ditunjang dengan peran Islamic Insurance Society sebagai center of knowledge di industri asuransi syariah dan Muamalat Institute sebagai anak perusahaan dari Bank Muamalat dengan berbagai program pengembangan SDI seperti pemagangan, pelatihan, sertifikasi, dan juga bisnis inkubator bagi seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga Pendidikan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

3 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

4 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

6 hours ago