Ekonomi dan Bisnis

Muamalat Institute gandeng FEBI UIN Mataram Kembangkan Ekosistem Syariah

Jakarta – Muamalat Institute melakukan penandatanganan Kerjasama, dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram, terkait komitmen dalam pengembangan ekosistem Syariah di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan Perjanjian Kerjasama (PKS) ini dilaksanakan melalui via Webinar-Zoom, Kamis (25/3). 

Dalam PKS virtual ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan bisnis Islam UIN Mataram, Dr. H. Ahmad Amir Aziz, M.Ag, serta Executive Direktor Muamalat Institute Anton Hendrianto berikut jajarannya. Selain itu, juga hadir Kepala Cabang Bank Muamalat Indonesia, Nasrullah.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mataram Ahmad Amir Aziz menjelaskan, untuk pengembangan ekonomi syariah memerlukan ekosistem.

“Karena berapa pun itikad baik kita setinggi motivasi kita, kalau kita gagal membangun sebuah ekosisitem yang kondusif maka semakin jauh. Karena itu langkah-langkah  operasional kearah pengembangan stakeholder penguatan mata rantai halal tourism itu juga menjadi agenda besar kita kedepan,” kata Ahmad Amir melalui keterangan resminya di Jakarta, Senin 29 Maret 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Executive Director Muamalat Institute (MI) Anton Hendrianto menjelaskan,  langkah strategis Muamalat Institute (MI) dalam rangka meningkatkan perkembangan ekonomi syariah khususnya peningkatan kompetensi SDM terus dilakukan dengan kerjasama dengan UIN Mataram.

“Setelah langkah awal ini kami akan segera menyusun rancang biru dan peta jalan untuk pertumbuhan ekonomi syariah dan halal industry secara berkesinambungnya di NTB bersama seluruh unsur yang ada di ecosystem syariah,” pungkas Anton yang juga selaku pejabat senior di Bank Muamalat Indonesia.

Dirinya meyakini, kesamaan Visi dan Misi antara kedua institusi dan seluruh stakeholders syariah di NTB akan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di NTB secara significant yang berdampak pada pertumbuhan Nasional. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

11 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

46 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

57 mins ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

1 hour ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

2 hours ago