Perbankan

Muamalat Institute Dukung System Pembelajaran Digital Bank Nagari

Jakarta – Muamalat Institute bersama dengan Bank Nagari menyelenggarakan pelatihan Refreshment PDPS Batch 1 & 2 untuk para Analis Kredit dan Adm. Kredit Bank Nagari. Kerjasama ini adalah komitmen Muamalat Institute dalam mempersiapkan SDM Bank Nagari yang berkualitas untuk proses konversi menjadi Bank Syariah.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Zilfa Efrizon selaku Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia Bank Nagari dan Nong Yendra selaku Pimpinan Grup Diklat Bank Nagari.

“Bank Nagari sangat konsen dalam mempersiapkan SDM yang mampu memahami perbankan syariah, dengan adanya pelatihan ini diharapkan para peserta dapat menguasai akad dan produk perbankan syariah dengan baik,” kata Nong melalui keterangan resminya di Jakarta, Senin 22 Maret 2021.

Pernyataan tersebut ditanggapi juga oleh Anton Hendrianto selaku Direktur Eksekutif Muamalat Institute yang juga hadir pada acara tersebut. Dirinya mengatakan, kesempatan yang telah diberikan oleh Bank Nagari berupa pelatihan ini harus patut di syukuri.

“Sebab kalian adalah penerus estafet kepemimpinan Bank Nagari yang akan datang, maka kompetensi dan integritas menjadi kunci untuk terus sukses” ungkap Anton yang merupakan pejabat senior Bank Muamalat Indonesia.

Anton menambahkan sebentar lagi Bank Nagari akan segera meluncurkan system digital learning yang merupakan kerjasama dengan Muamalat Institute dalam mendukung pembelajaran yang “anytime” dan “anywhere” di era new normal dan support kepada karyawan Bank Nagari dalam memudahkan memahami perbankan syariah dengan cara yang kekinian.

Dalam pelaksanaan pembelajaran e-Learning di Era Revolusi Industri 4.0 titik beratnya pada pemanfaatan teknologi dalam proses media pembelajaran e-Learning, tentunya menjadi hal yang tidak dapat terpisahkan. Hal tersebut, dapat mendukung perubahan paradigma pembelajaran dari yang sebelumnya berpusat pada pengajar (teacher centered), menjadi berpusat pada peserta belajar (student centered).

Kegiatan pembelajaran e-Learning ini harus ditunjang oleh sebuah sistem yang dinamakan Learning Management System (LMS). Media ini dapat digunakan di luar kelas dan waktu yang fleksibel di luar jam kelas.

Pada kesempatan kali ini juga sambutan disampaikan oleh Zilfa Efrizon selaku Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia, beliau mengatakan kepada 70 peserta.

“Di era persaingan yang sangat ketat, setiap karyawan Bank Nagari haruslah mempunyai semangat juang yang tinggi dan semangat untuk belajar dalam rangka meningkatkan kualitas sebagai karyawan, jadi setiap pelatihan harus digunakan sebaik mungkin untuk bertanya dan belajar,” ucap Zilfa. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

3 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

9 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago