Laba Bersih Bank Muamalat Tumbuh 35,3 Persen
Jakarta – Muamalat Institute (MI) selaku anak perusahaan Bank Muamalat Indonesia (BMI) mendukung berjalannya program Muamalat Associate Program Digital Banking (MAP-DB), untuk berkontribusi pada pertumbuhan digitalisasi perbankan Syariah melalui BMI.
Head People Development & Culture BMI yang juga sekaligus Executive Director MI, Anton Hendrianto optimis bahwa 20 orang yang telah terpilih dan bergabung di MAP-DB ini akan berkontribusi nyata untuk membuat perbedaan pada bisnis digital BMI. Program ini merupakan inisiatif BMI untuk beradaptasi dengan perubahan zaman yang semakin digital.
“Pemilihan MAP-DB ini dari seluruh kampus Indonesia melalui tujuh seleksi, dan jumlah CV yang masuk 6.400 untuk mengisi 20 posisi. Selamat untuk MAPDB terpilih, tapi ini baru satu pintu yang baru kalian buka, dan ada beberapa pintu yang harus kalian buka untuk membantu BMI mendorong digital ekosistem di Syariah,” jelas Anton pada paparan virtualnya, 2 Agustus 2021.
Peserta MAP-DB nantinya akan melewati beberapa tahap, kurang lebih selama satu tahun. 6 bulan pertama mereka fokus pada pembelajaran. BMI memastikan seluruh peserta MAP-DB ini memiliki kompetensi yang sama, baik untuk designer maupun untuk developer.
Anton berharap calon-calon yang terpilih akan mampu lulus setelah 12 bulan berdinamika. Sehingga, mereka mampu berkontribusi nyata untuk BMI dan juga institusi keuangan Syariah. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More